Kumpulan Soal dan Kunci Jawaban – Tes Kebinekaan PMM

Tes Kebinekaan PMM

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan program mobilitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi lain di Indonesia. Program yang memiliki slogan “Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya tersebut berjalan selama satu semester. PMM merupakan salah satu bagian dari implementasi Kampus Merdeka yang semuanya terlingkup dalam Kurikulum Merdeka.
Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Program PMM pertama kali diimplementasikan pada tahun 2021. Selain memperoleh pengalaman belajar yang tentunya berbeda di perguruan tinggi lain, mahasiswa peserta program PMM juga akan mendapat penguatan terkait persatuan dalam keberagaman. Kegiatan yang terlingkup dalam program PMM akan membuat mahasiswa semakin sadar akan pentingnya toleransi dan kolaborasi.

Adapun poin-poin penting yang berkaitan dengan program PMM adalah sebagai berikut.

  1. Pertukaran mahasiswa dilakukan melalui perpindahan klaster antarpulau. Artinya, mahasiswa yang berdomisili di pulau tertentu harus memilih perguruan tinggi tujuan di pulau lain, tidak boleh di pulaunya sendiri.
  2. Pengakuan hasil belajar hingga 20 SKS.
  3. Memungkinkan pertukaran mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta, dan sebaliknya.
  4. Dapat diikuti oleh mahasiswa semester 3, 5, atau 7 saat program berjalan. Pembukaan pendaftaran program PMM dilaksanakan pada semester genap (sekitar bulan April–Mei).
  5. Mengeksplorasi persatuan dalam keberagaman dituangkan dalam pelaksanaan kegiatan Modul Nusantara.
  6. Mekanisme pertukarannya bersifat akademik ke akademik dan vokasi ke vokasi.

Lolos tidaknya mahasiswa yang mendaftarkan diri sebagai peserta program PMM ditentukan oleh hasil seleksi administrasi (berkas) dan tes kebinekaan. Secara spesifik, tes kebinekaan tentunya membuat para calon peserta menjadi lebih berhati-hati. Mahasiswa yang bijak tentu akan mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti tes kebinekaan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan mempelajari soal-soal yang serupa dengan soal tes kebinekaan PMM.

Tes kebinekaan memuat soal yang semuanya berbentuk pilihan ganda dengan 5 (lima) opsi. Soal tes kebinekaan mirip dengan soal tes karakteristik pribadi (TKP) yang dihadapi oleh calon pegawai negeri sipil (CPNS), tetapi menitikberatkan pada tiga dosa besar perguruan tinggi, yaitu intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan. Lebih lanjut, sistem penilaian tidak menggunakan model benar-salah, tetapi poin 1 sampai 5. Poin 5 jatuh pada opsi yang paling tepat/sesuai dengan konteks, sedangkan poin 1 jatuh pada opsi yang mencirikan sebaliknya.

Mari kita pelajari soal-soal tes kebinekaan secara bersama-sama. Di bawah ini, sudah disediakan sejumlah contoh soal dan pembahasan terkait tes kebinekaan PMM. Sejumlah soal merupakan saduran dari hasil pengalaman peserta tes kebinekaan pada PMM angkatan lalu, sedangkan soal lainnya merupakan soal yang pernah diujikan saat Tes Karakteristik Pribadi (TKP) CPNS dan sisanya merupakan soal buatan pribadi yang diasumsikan masih relevan dan tetap dapat menjadi contoh yang tepat.

Selamat belajar! Semoga Anda lolos sebagai peserta program PMM.

Quote by Nadiem Makarim

Jadi, sudah tidak ada lagi ceritanya guru didikte oleh kurikulum. Ini adalah bagian dari upaya kita memulihkan pembelajaran, dan tentunya memerdekakan guru dari hal-hal yang membatasi kreativitas dalam mengajar.

Tipe Soal: Pilihan Ganda

Soal Nomor 1

Anda adalah seorang mahasiswa di suatu universitas. Mahasiswa dengan berbagai suku banyak ditemukan di universitas tersebut sehingga muncul banyak perbedaan, terutama dari gaya bahasa. Hal tersebut berakibat munculnya kubu-kubu dalam pergaulan mahasiswa di universitas tersebut. Tindakan Anda adalah ….

  1. memupuk kesadaran toleransi antara sesama mahasiswa
  2. melakukan mediasi terhadap kubu-kubu yang berpotensi berkonflik
  3. ikut membela salah satu kubu yang mahasiswanya sesuku dengan saya
  4. mencegah kubu-kubu tersebut untuk bertikai
  5. mengamati dan menganalisis alasan terbentuknya kubu tersebut

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 4) Solusi yang tepat untuk mengatasi masalah intoleransi, tetapi memakan waktu yang lama dan perlu menunggu kesadaran masing-masing pihak.
  2. (Poin 5) Upaya mediasi (memoderasi) kubu-kubu yang berseteru merupakan tindakan pertama yang perlu segera dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.
  3. (Poin 1) Sama sekali tidak mencerminkan upaya pencegahan intoleransi dan antiradikalisme.
  4. (Poin 3) Solusi yang cukup baik, tetapi kurang spesifik. Upaya pencegahan pertikaian harus dilakukan dengan cara yang humanis dan adil.
  5. (Poin 2) Belum sampai pada tindakan nyata.

[collapse]

Soal Nomor 2

Sebagai seorang mahasiswa, Anda diminta untuk menilai kinerja mahasiswa lain dalam sesi presentasi. Mahasiswa yang Anda nilai tersebut memiliki agama yang berbeda dengan Anda. Sikap Anda adalah ….

  1. memberinya nilai rendah karena perbedaan agama
  2. mengurangi nilainya sedikit karena perbedaan agama
  3. memberinya nilai secara objektif sesuai dengan performa yang ditampilkan
  4. meremehkannya terlebih dahulu, kemudian menilai sesuai performanya
  5. mengajak teman-teman saya untuk kompak memberinya nilai rendah

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 2) Menjadikan perbedaan agama sebagai faktor besar yang memengaruhi penilaian kinerja merupakan tindakan yang tidak bijak.
  2. (Poin 3) Menjadikan perbedaan agama sebagai faktor kecil yang memengaruhi penilaian kinerja merupakan tindakan yang kurang bijak.
  3. (Poin 5) Perbedaan agama sama sekali tidak boleh menjadi faktor dalam penilaian kinerja seseorang. Artinya, penilaian memang harus dilakukan secara objektif.
  4. (Poin 4) Meskipun tindakan menilai sesuai performa sudah sesuai, tetapi perbedaan agama tidak seharusnya membuat seseorang memandang rendah orang lain.
  5. (Poin 1) Tindakan ini merupakan bentuk penyebaran intoleransi yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

[collapse]

Soal Nomor 3

Anda mengepalai sejumlah orang dalam suatu proyek kerja yang berlangsung di daerah tertentu yang cukup terpencil. Banyak bawahan Anda yang mengeluhkan sulitnya beribadah karena ketiadaan tempat ibadah. Selain itu, mereka juga harus tetap bekerja di saat jam ibadah. Sikap Anda adalah ….

  1. memfasilitasi tempat untuk beribadah sesuai agama masing-masing
  2. mendiskusikan masalah ini dengan pihak terkait yang berdomisili di daerah tersebut
  3. meminta bawahan saya untuk memprioritaskan pekerjaan dibandingkan ibadah
  4. memberikan kebijakan yang bersifat toleran kepada bawahan saya
  5. memberikan bawahan saya waktu untuk beribadah setiap harinya

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 4) Solusi yang cukup baik, tetapi koordinasi terhadap pihak terkait di daerah tempat Anda bekerja seharusnya didahulukan karena Anda dan bawahan Anda adalah pendatang.
  2. (Poin 5) Anda perlu mendiskusikan masalah ini kepada pihak terkait yang memiliki wewenang tertentu di daerah tempat Anda bekerja. Hal ini penting karena Anda dan bawahan Anda adalah pendatang. Toleransi yang Anda ingin bangun tetap harus menyesuaikan keadaan setempat dan diusahakan tidak mengambil hak ataupun menganggu penduduk sekitar.
  3. (Poin 1) Tindakan ini jelas mencerminkan adanya intoleransi dalam dunia kerja.
  4. (Poin 2) Kebijakan yang bersifat toleran tentu diharapkan, tetapi perlu dirincikan secara lebih spesifik.
  5. (Poin 3) Solusi ini bersifat parsial karena bawahan Anda sendiri mengalami masalah lain yang mengikat, yaitu tidak adanya tempat untuk beribadah.

[collapse]

Soal Nomor 4

Anda baru saja mengalami konflik dengan teman Anda karena kesalahpahaman yang berkaitan dengan pemberitaan yang beredar bahwa teman Anda mengalami pelecehan. Teman Anda menjadi cukup emosional karena merasa dipermalukan oleh Anda. Hal ini lantaran teman Anda merasa bahwa satu-satunya orang yang mengetahui terjadinya kejadian pelecehan itu adalah Anda. Apa yang akan Anda lakukan?

  1. Menjelaskan keadaan yang sebenarnya kepada teman saya, meskipun saya jengkel.
  2. Tidak menemui teman saya tersebut sampai rasa sakit saya hilang akibat dituduh membocorkan informasi pelecehan.
  3. Meminta teman saya menjelaskan alasan di balik tuduhan terhadap saya.
  4. Berusaha tetap tenang dan menunggu waktu yang tepat untuk teman saya memberikan penjelasan.
  5. Saya akan meminta teman saya untuk tenang, kemudian memintanya untuk menjelaskan kronologi permasalahan yang dialaminya.

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 2) Tindakan menjelaskan situasi yang terjadi di saat kedua belah pihak sama-sama tersulut emosi justru berbahaya karena rentan menimbulkan gesekan perasaan yang lebih besar.
  2. (Poin 1) Ini merupakan tindakan lari dari masalah sehingga sangat tidak dianjurkan.
  3. (Poin 3) Meminta penjelasan kepada teman Anda dapat menjadi tindakan yang mungkin dilakukan, tetapi cenderung memperburuk konflik karena emosi yang belum stabil.
  4. (Poin 5) Keadaan emosional yang labil dapat memperburuk konflik yang terjadi. Oleh karena itu, jalan pertama yang perlu ditempuh adalah menenangkan diri terlebih dahulu, termasuk memberi waktu kepada orang lain untuk menenangkan diri.
  5. (Poin 4) Menenangkan orang lain di saat ia diselimuti emosi negatif dapat menjadi tindakan yang cukup bijak, tetapi tidak selalu berhasil karena diperlukannya waktu.

[collapse]

Soal Nomor 5

Anda adalah seorang mahasiswa. Anda mengetahui dengan jelas bahwa rekan kelas Anda dirundung oleh mahasiswa lain karena merupakan penyandang disabilitas. Sikap Anda adalah ….

  1. membiarkannya agar perundungan tidak semakin menjadi-jadi
  2. meminta rekan kelas saya tersebut untuk pindah kelas atau pindah tempat kuliah
  3. melakukan pendekatan personal kepada rekan saya kelas tersebut agar tetap tegar
  4. memarahi perundung tersebut dan meminta mereka untuk tidak melakukan tindakan tak pantas seperti itu
  5. melaporkan kasus perundungan ini kepada pihak berwenang

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 1) Tindakan acuh tak acuh terhadap kasus perundungan merupakan hal yang perlu dihindari. Setiap orang semestinya sadar bahwa kasus perundungan harus diberantas.
  2. (Poin 2) Saran ini tidak seharusnya disampaikan karena tidak memberi rasa keadilan yang memadai bagi korban.
  3. (Poin 3) Ini merupakan tindakan nyata untuk menenangkan korban yang dirundung, tetapi hal ini tidak membuat perundungan berhenti.
  4. (Poin 4) Ini merupakan tindakan nyata dalam melawan aksi perundungan, tetapi kurang dianjurkan karena cenderung tidak humanis. Selain itu, tindakan yang dimaksud juga kadang-kadang tidak secara langsung membuat kasus perundungan berhenti karena Anda tidak memiliki otoritas. Bahkan, Anda juga dapat menjadi korban perundungan karena dianggap “ikut campur”.
  5. (Poin 5) Kasus perundungan merupakan kasus yang dapat menyebabkan masalah psikologis berkepanjangan bagi para korbannya. Pihak berwenang memiliki otoritas untuk melakukan pencegahan dan penanganan lebih lanjut atas kasus perundungan yang terjadi di wilayah kerjanya.

[collapse]

Soal Nomor 6

Anda baru saja pindah ke rumah baru. Anda kerap kali melihat salah satu tetangga Anda dikucilkan dari pergaulan di sekitar tempat tinggalnya karena perbedaan agama. Anda merasa anggota keluarganya tidak dianggap oleh masyarakat setempat. Sikap Anda adalah ….

  1. menerima tetangga saya tersebut dan menyarankan untuk membatasi kegiatan ibadahnya demi menjaga silaturahmi dengan masyarakat setempat
  2. mendukung masyarakat tempat dengan menganggap bahwa menerima keberagaman merupakan perbuatan yang dapat mengancam keharmonisan hubungan sosial
  3. menerima tetangga saya tersebut dan memberikannya kesempatan untuk menyampaikan rasa kekecewaan yang dirasakannya kepada masyarakat setempat
  4. menyadarkan masyarakat setempat bahwa keberagaman merupakan suatu keniscayaan
  5. mengabaikan masalah tersebut karena itu seharusnya menjadi masalah yang diselesaikan oleh ketua RT/RW

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 3) Menerima tetangga Anda tersebut adalah sikap pertama yang perlu Anda tunjukkan, tetapi pembatasan terhadap kegiatan ibadahnya merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan UUD 1945 terkait kebebasan menjalankan kegiatan ibadah. Lagi pula, hal itu cenderung tidak memberikan dampak signifikan terkait sikap masyarakat kepada tetangga Anda yang secara fundamental memiliki agama yang berbeda.
  2. (Poin 1) Tindakan ini sungguh mencederai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam UUD 1945 dan Pancasila terkait kebebasan beragama dan menjalankan kegiatan ibadah.
  3. (Poin 4) Menerima tetangga Anda tersebut adalah sikap pertama yang perlu Anda tunjukkan, tetapi memberikannya kesempatan untuk mengungkapkan kekecewaan bukanlah tindakan yang cukup bijak karena dapat memperkeruh suasana atas rasa saling tidak suka yang timbul.
  4. (Poin 5) Keberagaman, termasuk dari segi agama, seharusnya dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai suatu keniscayaan, artinya keberagaman itu pasti ada dan tidak dapat dipungkiri. Setiap warga negara memiliki hak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk dapat menghargai perbedaan.
  5. (Poin 2) Sikap acuh tak acuh bukanlah sikap yang bijak dalam menghadapi kasus intoleransi. Setiap anggota masyarakat memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam penyelesaian kasus intoleransi, tidak hanya mengandalkan pejabat setempat.

[collapse]

Soal Nomor 7

Jika salah satu tetangga Anda yang berbeda agama mengadakan acara keagamaan di samping rumah Anda sehingga harus memakai halaman rumah Anda untuk tempat parkir kendaraan tamunya, apa yang akan Anda lakukan? 

  1. Pergi dari rumah sejenak agar tidak diganggu.
  2. Melakukan protes karena telah mengusik bagian rumah saya.
  3. Menegurnya secara sopan dan memintanya untuk tidak menggunakan bagian rumah saya.
  4. Memperbolehkannya menggunakan halaman rumah saya asalkan saya mendapatkan makanan gratis.
  5. Mengizinkan dan menghargai acara mereka karena itu merupakan salah satu bentuk toleransi, apalagi acara itu hanya dilakukan sesekali.

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 2) Menjadikan perbedaan agama sebagai faktor besar yang memengaruhi penilaian kinerja merupakan tindakan yang tidak bijak.
  2. (Poin 3) Menjadikan perbedaan agama sebagai faktor kecil yang memengaruhi penilaian kinerja merupakan tindakan yang kurang bijak.
  3. (Poin 5) Perbedaan agama sama sekali tidak boleh menjadi faktor dalam penilaian kinerja seseorang. Artinya, penilaian memang harus dilakukan secara objektif.
  4. (Poin 4) Meskipun tindakan menilai sesuai performa sudah sesuai, tetapi perbedaan agama tidak seharusnya membuat seseorang memandang rendah orang lain.
  5. (Poin 1) Tindakan ini merupakan bentuk penyebaran intoleransi yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

[collapse]

Soal Nomor 8

Sebagai seorang mahasiswa, Anda mendapat tugas meneliti kehidupan masyarakat suku X di daerah yang cukup terpencil. Selama penelitian, Anda harus tinggal di sana kurang lebih selama dua bulan. Dalam proses penelitian, Anda diwajibkan turut mengikuti berbagai upacara adat suku tersebut, salah satunya adalah Upacara Luhur. Upacara ini merupakan prosesi menghantarkan roh leluhur orang yang sudah meninggal dunia ke surga bersama Sang Pencipta. Upacara tersebut melibatkan penggunaan daging hewan tertentu. Setiap orang yang hadir di upacara tersebut wajib memakan daging hewan tersebut, meskipun hanya sedikit. Namun, agama Anda mengharamkan konsumsi daging hewan yang dimaksud. Bagaimana sikap Anda?

  1. Menolak aturan yang ada di upacara tersebut dengan tegas.
  2. Tidak mematuhi aturan karena berbeda suku bangsa.
  3. Mengubah beberapa aturan yang bertentangan dengan agama dan kebudayaan saya.
  4. Meminta pengertian kepada kepala suku X dengan sopan atas perbedaan paham yang terjadi.
  5. Menempatkan diri dengan baik sebagai wujud upaya toleransi, meskipun bertentangan dengan agama dan kebudayaan saya.

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 2) Anda teguh pada pantangan agama Anda, tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah kesalahpahaman dengan suku X. Mereka mungkin akan menganggap Anda tidak menghargai mereka. Anda juga terkesan tidak melakukan komunikasi secara baik kepada mereka karena langsung menolak aturan itu begitu saja.
  2. (Poin 3) Anda berupaya untuk tidak melanggar pantangan agama dengan cara tidak mematuhi aturan tersebut. Meskipun begitu, Anda tidak boleh bertindak begitu saja karena semuanya memerlukan komunikasi yang baik.
  3. (Poin 1) Anda sama sekali tidak memiliki wewenang untuk mengubah aturan/adat istiadat suku lain hanya karena hal itu bertentangan dengan kebudayaan dan agama Anda. Praktik tersebut justru menyuburkan intoleransi dalam kehidupan sosial.
  4. (Poin 5) Sebagai tamu, Anda harus mengomunikasikan hal ini dengan pemimpin mereka. Dengan memberi penjelasan dan pengertian, kepala suku tersebut diharapkan dapat memberikan pengecualian bagi Anda untuk menjalani aturan kebudayaan mereka.
  5. (Poin 4) Anda menempatkan toleransi sebagai pilar tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi toleransi yang Anda berikan membuat Anda melanggar pantangan agama Anda sendiri. Ini merupakan salah satu dilema moral yang sering sejumlah orang hadapi.

[collapse]

Soal Nomor 9

Anda merupakan seorang mahasiswa laki-laki dan Anda sebenarnya menyadari bahwa Anda mengalami pelecehan seksual di lingkungan kampus. Apa yang akan Anda lakukan? 

  1. Memendamnya sendiri karena tidak wajar seorang laki-laki mengalami pelecehan seksual.
  2. Berhenti dan pindah ke kampus lain untuk menghindari rasa trauma berkepanjangan.
  3. Memberitahu dan meminta semua orang agar lebih berhati-hati lagi di lingkungan kampus.
  4. Mencari pelaku pelecehan tersebut dan melakukan aksi balas dendam atas perlakuannya.
  5. Mencari perlindungan dan melaporkan kasus yang Anda alami ke pihak kampus untuk ditindaklanjuti.

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 3) Menyembunyikan kasus pelecehan yang Anda alami memang sering ditempuh oleh banyak orang karena merasa malu. Namun, hal ini tidak memberi efek jera sama sekali kepada pelaku. Lagi pula, Anda tetap memiliki potensi untuk dilecehkan kembali.
  2. (Poin 2) Berhenti dan pindah kampus bukanlah solusi yang bijak. Anda mengorbankan masa studi Anda yang merupakan tujuan utama Anda selama ini.
  3. (Poin 4) Anda berusaha untuk mencegah terjadinya pelecehan seperti yang Anda pernah alami. Hal ini baik, tetapi kasus Anda tidak akan pernah selesai dan Anda mungkin akan mengalami kejadian itu lagi di masa mendatang.
  4. (Poin 1) Jika Anda melakukan balas dendam kepada pelaku pelecehan, Anda sama buruknya dengan dia.
  5. (Poin 5) Ini merupakan tindakan yang paling bijak karena pihak kampus tentunya memiliki kewenangan dalam menyelesaikan kasus pelecehan yang Anda hadapi.

[collapse]

Soal Nomor 10

Anda adalah seorang mahasiswa yang sering mendapat perundungan dari rekan kelas Anda karena Anda dianggap miskin. Bagaimana sikap Anda?

  1. Mengabaikan perundungan tersebut dan tetap fokus menempuh studi.
  2. Mencari pekerjaan tambahan agar tidak miskin lagi.
  3. Memarahi setiap orang yang melakukan perundungan kepada saya.
  4. Melaporkan aksi perundungan tersebut kepada pejabat kampus.
  5. Memutuskan untuk berhenti kuliah dan mencari pekerjaan saja.

Pembahasan

Analisis opsi pilihan ganda pada soal di atas diberikan sebagai berikut.

  1. (Poin 4) Anda tidak menunjukkan keadaan emosional Anda kepada pelaku perundungan. Hal ini baik, tetapi pelaku perundungan akan tetap melakukan salah satu dari tiga dosa besar perguruan tinggi tersebut.
  2. (Poin 3) Anda berusaha mencegah aksi perundungan itu terjadi dengan menghilangkan alasan Anda dirundung. Hal ini tentunya tidak memberi efek jera bagi para pelaku perundungan.
  3. (Poin 2) Anda membalas aksi perundungan yang Anda terima dengan memarahi pelaku. Hal ini diyakini bukanlah tindakan yang bijak. Anda justru berpotensi untuk dirundung dalam skala yang lebih besar.
  4. (Poin 5) Aksi perundungan harus diberantas dari lingkungan pendidikan. Dengan melaporkannya kepada pejabat kampus, Anda telah memberikan kontribusi dalam pemberantasan perundungan. Pihak kampus tentunya akan memberikan solusi terbaik bagi Anda selaku korban perundungan.
  5. (Poin 1) Anda tidak berkontribusi dalam pemberantasan perundungan dan memilih untuk lari dari masalah. Ini sama sekali tidak mencerminkan sikap yang bijak dalam diri Anda.

[collapse]