Mari Mengenal Lebih Dalam Mengenai Cerite Wak Amath

Di Indonesia, matematika menjadi mata pelajaran yang mungkin dianggap paling sulit dan akibatnya menjadi mata pelajaran yang paling dihindari oleh siswa. Terlebih lagi ada pernyataan bahwa “Guru matematika adalah guru yang killer“,
seolah-olah menambah cita rasa tak sedap bagi matematika. Padahal permasalahan sebenarnya bukan karena ilmunya yang sulit dipahami, tetapi ada faktor-faktor lain yang memengaruhinya, misalnya metode/teknik pengajaran yang kurang sesuai atau membosankan, sehingga membuat siswa menjadi tidak tertarik dan tidak memiliki niat untuk mempelajari matematika.

Pada zaman modern ini, media sosial atau yang sering disingkat sebagai medsos, yang salah satunya adalah Instagram, mungkin tidak asing lagi bagi kita, terutama para generasi milenial. Orang-orang
di dunia berbondong-bondong mengunggah foto dan video tentang mereka dan aktivitas masing-masing di media sosial tersebut. Tujuannya tentu bermacam-macam. Ada yang hanya sekadar berbagi cerita/informasi dan sebagai ajang memperoleh penghargaan diri (eksis) dengan mencari banyak like dan followers. Selain itu, ada juga yang memanfaatkan Instagram sebagai wadah yang strategis untuk berbagi ilmu pengetahuan dan makna kehidupan, wesss. Ilmu yang dimaksud tersebut umumnya dikemas dalam bentuk tulisan, quote (kata bijak), video unik dan kreatif, gambar (termasuk juga komik), dan sebagainya. Tentunya kegiatan ini dapat diterima oleh masyarakat secara umumnya dan mendapatkan review (pandangan) yang positif.

Tokoh Animasi “Wak Amath”

Salah satu wadah membagi pengetahuan yang dimaksud adalah Cerite Wak Amath (Wak Amath’s Story). Cerite Wak Amath (menggunakan bahasa Melayu: dalam bahasa Indonesia, dikenal sebagai Cerita Wak Amath) adalah contoh bentuk pemanfaatan media sosial dengan menyajikan dan membagikan konsep matematika yang dikemas dalam gaya comic strip. Cerite Wak Amath tidak hanya membagikan ilmu matematika yang diajarkan di lingkungan sekolah, tetapi juga mengupas tuntas keunikan dan kegajean matematika yang mungkin tidak kita sadari. Agar cita rasa tak sedap tentang matematika dapat diminimalisir dan bahkan menjadi rasa yang sedap bagi siswa-siswi, merupakan tujuan Wak Amath, sebutan tokoh animasi utama dalam komik ini. Harapannya adalah agar paradigma yang keliru tersebut dapat diluruskan menjadi paradigma yang mengharumkan nama matematika di Bumi Pertiwi tercinta ini.

Semoga semua pihak puas dan mendapatkan manfaat dari Cerite Wak Amath, serta turut mendukung dan berpartisipasi dalam membesarkan karya anak bangsa ini. Jangan lupa pantengin terus Cerite Wak Amath di Instagram (IG: wak_amath). Jangan lupa juga untuk follow dan like setiap postingan yang diunggah ya! See yaa!

Siapa pembuat Cerite Wak Amath?? Mungkin ada yang penasaran dan bertanya seperti ini. Check out!
Nama    : Wak Amath (pseudonym)
Asal      : Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
Status  : Mahasiswa Prodi Matematika FKIP Untan Ag. 2015
Motto   : Orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik

Bagaimana pendapat beliau tentang matematika? Yok simak!

“Matematika tidak hanya tentang manipulasi angka maupun rumus, namun juga tentang harmonisasi kehidupan, why? Because mathematics is the queen of science.”

Ayo Beri Rating Postingan Ini

Satu Balasan untuk “Mari Mengenal Lebih Dalam Mengenai Cerite Wak Amath”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *