Istilah Lengkap Mengenai Materi Graf (Matematika Diksrit)

Berikut ini adalah istilah-istilah yang ditemukan dalam materi graf beserta arti/definisinya yang diharapkan dapat meringankan kesulitan kita dalam mempelajarinya. Untuk menguji ingatan Anda, klik pranala berikut dan selamat belajar!
Tes Istilah Graf

  1. Diagram Sirkulasi
    Diagram yang dibuat arsitek untuk menganalisis arus pengunjung/mengatur tata letak ruangan dalam gedung besar.
  2. Definisi Graf
    Pasangan tak berurutan yang terdiri dari himpunan tak kosong berupa himpunan titik/simpul (vertex) dan himpunan boleh kosong berupa himpunan sisi (edge)
  3. Terhubung Langsung/Bertetangga (Adjacent)
    Dua buah titik pada graf tak berarah dikatakan __________ jika kedua titik itu dihubungkan oleh sebuah sisi.
  4. Terkait/Bersisian (Incident)
    Untuk sembarang sisi yang menghubungkan dua titik pada graf,  sisi itu dikatakan _________ dengan dua titik itu.
  5. Sisi Rangkap/Sisi Ganda (Multiple Edges)
    Dua sisi atau lebih yang menghubungkan sepasang titik.
  6. Gelang/Kalang (Loop)
    Sisi yang titik ujungnya sama.
  7. Simpul Terpencil (Isolated Vertex)
    Simpul yang tidak memiliki sisi yang bersisian dengannya.
  8. Derajat Simpul (Vertex Degree)
    Jumlah sisi yang bersisian/keluar dari simpul.
  9. Graf Trivial (Trivial Graph)
    Graf yang hanya memiliki satu titik/simpul (tanpa sisi)
  10. Graf Kosong (Null/Empty Graph)
    Graf yang tidak memiliki sisi.
  11. Graf Sederhana (Simple Graph)
    Graf yang tidak memuat sisi rangkap maupun gelang (loop).
  12. Graf Tak Sederhana (Unsimple Graph)
    Graf yang memuat sisi rangkap atau gelang (loop).
  13. Graf Ganda/Rangkap (Multiple Graph)
    Graf yang mengandung sisi rangkap (tidak boleh memuat gelang).
  14. Graf Semu/Graf Palsu/Pseudograf (Pseudograph)
    Graf yang mengandung gelang (jika ada sisi rangkap, juga disebut demikian).
  15. Kardinalitas Graf
    Jumlah simpul/titik pada graf.
  16. Anting-anting (Pendant Vertex)
    Simpul graf yang berderajat 1.
  17. Graf Tak Berarah (Undirected Graph)
    Graf yg sisinya tidak mengandung orientasi arah (berupa garis saja). Dalam hal ini, (u, v) = (v, u) di mana u dan v adalah titik pada graf itu.
  18. Graf Berarah (Directed Graph)
    Graf yang sisinya mengandung orientasi arah. Sisinya disebut busur (arc).
  19. Simpul Asal (Initial Vertex) dan Simpul Terminal (Terminal Vertex)
    Istilah khusus untuk simpul awal dan simpul akhir pada graf berarah.
  20. Derajat Masuk (In-Degree) dan Derajat Keluar (Out-Degree)
    Jumlah busur yang masuk ~ keluar suatu simpul pada graf berarah.
  21. Graf Komplit/Graf Lengkap (Complete Graph)
    Graf sederhana dengan setiap pasang titik yang berbeda dihubungkan oleh satu sisi.
  22. Graf Bipartisi (Bipartite Graph)
    Graf yang himpunan titiknya dapat dipartisi  menjadi 2 bagian, misalnya V_1 dan V_2 sedemikian sehingga setiap sisi di dalam G menghubungkan sebuah simpul di V_1 ke simpul di V_2
  23. Graf Bipartisi Komplit (Complete Bipartite Graph)
    Graf bipartisi dengan himpunan partisi V_1 dan V_2 yang masing-masing titik di V_1 dihubungkan dengan masing-masing titik di V_2 oleh TEPAT SATU SISI.
  24. Graf Lingkaran (Circle Graph)
    Graf sederhana yang semua simpulnya berderajat dua.
  25. Graf Beraturan-r (Regular-r Graph)
    Graf yang semua titiknya berderajat r
  26. Lema Jabat Tangan (Handshaking Lemma)
    Jumlah semua derajat simpul pada suatu graf sama dengan 2 kali jumlah sisinya.
  27. Subgraf/Upagraf/Graf Bagian (Subgraph)
    Graf yang himpunan titik dan sisinya merupakan himpunan bagian dari graf yang lain.
  28. Subgraf Merentang (Spanning Subgraph)
    Subgraf yang mengandung semua titik dari graf induknya.
  29. Vertex Induced Subgraph dari V_1
    Subgraf G yang himpunan titiknya V_1 dan himpunan sisinya beranggotakan semua sisi G yang mempunyai titik ujung di V_1.
  30. Edge Induced Subgraph dari F
    Subgraf G yang himpunan titiknya adalah titik-titik ujung sisi pada F. (F adalah himpunan sisi subset dari graf G)
  31. Titik Disjoin
    Dua subgraf dari graf G yang tidak memiliki titik yang sama.
  32. Sisi Disjoin
    Dua subgraf dari graf G yang tidak memiliki sisi yang sama.
  33. Jalan (Walk)
    Barisan simpul dan sisi v_0~e_1~v_1~e_2~\cdots~e_n~v_n yang saling terhubung pada suatu graf.
  34. Jalan Trivial (Trivial Walk)
    Jalan yang tidak memuat sisi.
  35. Jalan Tertutup (Closed Walk)
    Jalan dengan syarat u = v (titik ujungnya sama) dengan u dan v titik pada suatu graf. 
  36. Titik Dalam (Internal Vertex)
    Titik selain titik ujung pada suatu jalan.
  37. Jalur/Jejak (Trail)
    Jalan dengan semua sisinya berbeda.
  38. Lintasan (Path)
    Jalan yang semua titiknya berbeda.
  39. Sirkuit (Circuit) atau Trail Tertutup
    Jalan tertutup dengan semua sisinya berbeda
  40. Sikel (Cycle)
    Sirkuit yang titik dalamnya berbeda.
  41. Lilitan (girth)
    Panjang sikel terpendek pada graf.
  42. Lintasan Euler (Euler Path)
    Lintasan yang memuat semua sisi di graf
  43. Sirkuit Euler (Euler Circuit)
    Sirkuit yang memuat semua sisi di graf.
  44. Sikel Hamilton (Hamiltonian Cycle)
    Sikel yang memuat semua titik dari suatu graf.
  45. Graf Hamilton (Hamiltonian Graph)
    Graf yang memuat sikel Hamilton.
  46. Graf Lintasan
    Graf yang hanya memuat satu lintasan.
  47. Titik Potong (Cut Vertex)
    Titik graf terhubung yang bila dihilangkan menyebabkan graf menjadi tidak terhubung.
  48. Jembatan/Sisi Potong(Cut Set/Bridge)
    Sisi graf terhubung yang bila dihilangkan menyebabkan graf menjadi tidak terhubung.
  49. Graf Terhubung (Connected Graph)
    Graf dengan setiap pasang simpulnya mengandung lintasan.
  50. Graf Berbobot (Weighted Graph)
    Graf yang setiap sisinya diberi bobot/nilai.
  51. Matriks Ketertanggaan (Adjacency Matrix)
    Matriks yang merepresentasikan banyaknya sisi yang menghubungkan setiap dua simpul dari suatu graf.
  52. Matriks Keterkaitan/Bersisian (Incidency Matrix)
    Matriks yang merepresentasikan sisi yang bersisian dengan setiap pasang simpul dari suatu graf.
  53. Daftar/Senarai Ketetanggaan (Adjacency List)
    Daftar yang menunjukkan hasil enumerasi simpul yang bertetangga dengan simpul lainnya pada suatu graf.
  54. Pohon (Tree)
    Graf terhubung yang tidak memuat sikel.
  55. Graf Planar (Planar Graph)
    Graf yang dapat digambar pada bidang datar dengan sisi-sisi yang tidak saling berpotongan.
  56. Graf Bidang (Plane Graph)
    Representasi graf planar yang digambarkan dengan sisi-sisinya tidak saling berpotongan.

Jika ada kosa kata atau istilah lain mengenai graf yang tidak tercantum di atas, silakan tambahkan di kolom komentar di bawah. 

Ayo Beri Rating Postingan Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *