Berikut ini merupakan soal dan pembahasan mengenai logika matematika (umum). Soal juga sudah tersedia dalam berkas PDF yang dapat diunduh melalui tautan berikut: Download (PDF).
Semoga dapat dijadikan referensi untuk belajar.
Quote by Bruce Lee
Jika Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk memikirkan sesuatu, maka Anda tidak akan pernah menyelesaikannya. Buatlah setidaknya satu gerakan yang pasti setiap harinya untuk mencapai tujuan Anda.
Bagian Pilihan Ganda
Soal Nomor 1
Urutan nilai kebenaran dari adalah
A. BSSS D. SSSB
B. SBSS E. SSSS
C. SSBS
Pembahasan
Buatlah tabel kebenaran. Kolom pertama untuk , kolom kedua untuk , kolom ketiga untuk , dan kolom terakhir untuk Pernyataan konjungsi akan bernilai BENAR ketika dan keduanya bernilai BENAR.
Dari kolom terakhir, kita peroleh bahwa urutan nilai kebenaran dari adalah SSBS (dibaca dari atas ke bawah).
(Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 2
Urutan nilai kebenaran dari adalah
A. BSSS D. BBBS
B. BSBB E. SSSB
C. SSBB
Pembahasan
Buatlah tabel kebenaran. Kolom pertama untuk , kolom kedua untuk , kolom ketiga untuk , kolom keempat untuk , dan kolom terakhir untuk Pernyataan biimplikasi akan bernilai BENAR ketika dan keduanya memiliki nilai kebenaran yang sama.
Dari kolom terakhir, kita peroleh bahwa urutan nilai kebenaran dari adalah BSSS (dibaca dari atas ke bawah).
(Jawaban A)
[collapse]
Soal Nomor 3
Jika bernilai benar dan bernilai salah, maka pernyataan majemuk di bawah ini yang tidak bernilai benar adalah
A.
B.
C.
D.
E.
Pembahasan
Diketahui benar (B) dan salah (S).
Cek semua opsi yang ada.
Jadi, pernyataan majemuk yang tidak bernilai benar adalah
(Jawaban D)
[collapse]
Baca Juga: Syarat Cukup dan Syarat Perlu dalam Matematika
Soal Nomor 4
Manakah dari pernyataan majemuk berikut yang bernilai salah?
- atau
- adalah bilangan prima atau adalah bilangan kelipatan
- Sudut lancip kurang dari atau
- Denpasar ada di Bali atau Surabaya merupakan ibu kota Jawa Tengah.
- Tahun kabisat terdiri dari hari atau satu tahun terdiri dari 52 minggu.
Pembahasan
Semua pernyataan majemuk di atas dihubungkan oleh disjungsi dan akan bernilai benar ketika “cukup” salah satu pernyataan tunggal bernilai benar.
Cek opsi A:
Karena ada pernyataan tunggal yang bernilai benar, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai benar.
Cek Opsi B:
Karena ada pernyataan tunggal yang bernilai benar, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai benar.
Cek Opsi C:
Karena ada pernyataan tunggal yang bernilai benar, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai benar.
Cek Opsi D:
Karena ada pernyataan tunggal yang bernilai benar, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai benar.
Cek Opsi E:
Karena kedua pernyataan tunggal bernilai salah, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai salah.
(Jawaban E)
[collapse]
Soal Nomor 5
Ingkaran dari pernyataan adalah
A. dan
B.
C. atau
D. dan
E.
Pembahasan
Pernyataan dapat ditulis dalam bentuk panjang menjadi dan sehingga diperoleh pernyataan konjungsi.
Ingkaran dari adalah Perhatikan bahwa
Jadi, ingkarannya adalah (Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 6
Negasi dari pernyataan “Untuk setiap nilai , berlaku ” adalah
- Untuk semua nilai , berlaku
- Untuk sebagian nilai , berlaku
- Untuk setiap nilai , tidak berlaku
- Ada nilai yang tidak berlaku
- Ada nilai yang berlaku
Pembahasan
Perhatikan bahwa pernyataan memuat kuantor universal (setiap) dan juga perlu diingkarkan menjadi kuantor eksistensial (ada).
Jadi, negasi dari pernyataan tersebut adalah “Ada nilai yang tidak berlaku
(Jawaban D)
[collapse]
Baca Juga: Materi, Soal, dan Pembahasan – Gerbang Logika
Soal Nomor 7
Ingkaran dari pernyataan “Ada siswa SMK yang tidak harus mengikuti praktik kerja industri” adalah
- Ada siswa SMK yang tidak mengikuti praktik kerja industri
- Semua siswa SMK tidak mengikuti praktik kerja industri
- Ada siswa SMK yang mengikuti praktik kerja industri
- Semua siswa SMK harus mengikuti praktik kerja industri
- Tidak ada siswa SMK yang tidak mengikuti praktik kerja industri
Pembahasan
Perhatikan bahwa pernyataan memuat kuantor eksistensial (ada) dan juga perlu diingkarkan menjadi kuantor universal (semua).
(Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 8
Pernyataan yang setara dengan “Jika UMR naik, maka semua harga sembako naik” adalah
- Jika UMR tidak naik, maka semua harga sembako tidak naik
- Jika UMR tidak naik, maka ada harga sembako yang tidak naik
- Jika ada harga sembako yang tidak naik, maka UMR tidak naik
- Jika semua harga sembako tidak naik, maka UMR tidak naik
- Jika ada harga sembako yang naik, maka UMR tidak naik
Pembahasan
Pernyataan yang senilai (ekuivalen) dengan bentuk implikasi adalah kontrapositifnya, yaitu Perhatikan bahwa
Dengan demikian, pernyataan yang senilai adalah “Jika ada harga sembako yang tidak naik, maka UMR tidak naik.”
(Jawaban C)
[collapse]
Soal Nomor 9
Pernyataan yang setara dengan “Jika , maka adalah
- Jika , maka
- Jika , maka
- Jika , maka
- Jika , maka
- Jika , maka
Pembahasan
Pernyataan yang senilai (ekuivalen) dengan bentuk implikasi adalah kontrapositifnya, yaitu Perhatikan bahwa
Dengan demikian, pernyataan yang senilai adalah “Jika , maka ”
(Jawaban D)
[collapse]
Soal Nomor 10
Konvers dari “Jika bilangan prima lebih dari , maka ganjil” adalah
- Jika ganjil, maka bilangan prima lebih dari
- Jika bukan bilangan prima lebih dari , maka ganjil
- Jika bilangan prima lebih dari , maka bukan ganjil
- Jika bukan bilangan prima lebih dari , maka bukan ganjil
- Jika bukan ganjil, maka bukan bilangan prima lebih dari
Pembahasan
Konvers dari pernyataan implikasi adalah Perhatikan bahwa
Jadi, konversnya adalah “Jika ganjil, maka bilangan prima lebih dari .”
(Jawaban A)
[collapse]
Baca Juga: Pembuktian dengan Menggunakan Kontradiksi
Soal Nomor 11
Dari pernyataan “Jika , maka ”, inversnya adalah
- Jika , maka
- Jika , maka
- Jika , maka
- Jika , maka
- dan
Pembahasan
Invers dari pernyataan implikasi adalah Perhatikan bahwa
Jadi, inversnya adalah “Jika , maka .”
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 12
Kontrapositif dari pernyataan “Jika bilangan bulat, maka ” adalah
- Jika , maka bilangan bulat
- Jika , maka bukan bilangan bulat
- Jika , maka bukan bilangan bulat
- Jika , maka bukan bilangan bulat
- Jika , maka bilangan bulat
Pembahasan
Kontrapositif dari pernyataan implikasi adalah Perhatikan bahwa
Jadi, kontrapositifnya adalah “Jika , maka bukan bilangan bulat.”
(Jawaban B)
[collapse]
Soal Nomor 13
Pernyataan biimplikasi “ merupakan bilangan rasional jika dan hanya jika adalah bilangan asli lebih dari 4” bernilai salah. Banyak nilai yang mungkin adalah
A. C. E.
B. D.
Pembahasan
“ merupakan bilangan rasional” adalah pernyataan yang salah. Agar pernyataan biimplikasi bernilai benar, maka pernyataan tunggal kedua harus salah juga. Oleh karena itu, yang dipilih tidak boleh merupakan bilangan asli lebih dari . Dengan kata lain, akan ada tak terhingga bilangan lain yang dapat dipilih untuk nilai .
(Jawaban E)
[collapse]
Baca Juga: Materi, Soal, dan Pembahasan – Kalimat Terbuka dan Kalimat Tertutup
Soal Nomor 14
Negasi dari “2 > 5 jika dan hanya jika 5 < 1” adalah
- jika dan hanya jika
- jika dan hanya jika
- jika dan hanya jika
- jika dan hanya jika
- jika dan hanya jika
Pembahasan
Negasi dari pernyataan biimplikasi ada dua bentuk, yaitu
Perhatikan bahwa
Jadi, negasi dari pernyataan biimplikasi tersebut adalah
Berdasarkan opsi yang diberikan, jawaban yang tepat adalah D.
[collapse]
Bagian Uraian
Soal Nomor 1
Tentukan negasi dari pernyataan-pernyataan berikut.
- Semua hewan berkaki empat.
- Ada ikan yang bernapas dengan paru-paru.
- Ada manusia yang tidak dapat hidup di daerah pegunungan.
- Semua siswa SMK tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi.
- Beberapa siswa tidak hadir karena sakit.
Pembahasan
Sebelumnya perlu ditegaskan bahwa negasi (ingkaran) dari kata ada atau beberapa (kuantor eksistensial) adalah semua, setiap, atau seluruh (kuantor universal), begitu juga sebaliknya.
Jawaban a)
Jawaban b)
Jawaban c)
Jawaban d)
Jawaban e)
Jawaban f)
Jawaban g)
[collapse]
Soal Nomor 2
Diketahui dua pernyataan berikut.
Tuliskan pernyataan majemuk yang dinotasikan sebagai berikut.
a.
b.
c.
Pembahasan
Simbol menyatakan konjungsi (dihubungkan oleh kata “dan”). Kata “dan” secara logika ekuivalen dengan “tetapi” ketika pernyataannya bersifat kontra.
Jawaban a)
Lili menyukai matematika dan merupakan siswi SMK 3.
Jawaban b)
Lili tidak menyukai matematika dan merupakan siswi SMK 3.
Jawaban c)
Lili menyukai matematika, tetapi bukan siswi SMK 3.
[collapse]
Baca Juga: Logika Matematika: Ingkaran, Konjungsi, Disjungsi, Implikasi, dan Biimplikasi
Soal Nomor 3
Misalkan adalah “Sukardi bisa berbahasa Indonesia”, adalah “Sukardi bisa berbahasa Inggris”, dan adalah “Sukardi bisa berbahasa Mandarin”. Terjemahkan kalimat majemuk berikut ke dalam notasi simbolik menggunakan operator logika yang sesuai.
- Sukardi bisa berbahasa Indonesia dan Inggris.
- Sukardi bisa berbahasa Inggris, tetapi tidak bisa berbahasa Mandarin.
- Sukardi bisa berbahasa Mandarin, tetapi tidak untuk bahasa Indonesia dan Inggris.
- Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Indonesia atau Inggris.
- Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Inggris dan Mandarin, tetapi tidak bisa berbahasa Indonesia.
Pembahasan
Diketahui:
Jawaban a)
“Sukardi bisa berbahasa Indonesia dan Inggris” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Sukardi bisa berbahasa Indonesia dan Sukardi bisa berbahasa Inggris“. Jadi, notasi simboliknya adalah
Jawaban b)
“Sukardi bisa berbahasa Inggris, tetapi tidak bisa berbahasa Mandarin” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Sukardi bisa berbahasa Inggris dan Sukardi tidak bisa berbahasa Mandarin“. Jadi, notasi simboliknya adalah
Jawaban c)
“Sukardi bisa berbahasa Mandarin, tetapi tidak untuk bahasa Indonesia dan Inggris” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Sukardi bisa berbahasa Mandarin, Sukardi tidak bisa berbahasa Indonesia, dan Sukardi tidak bisa berbahasa Inggris“. Jadi, notasi simboliknya adalah
Jawaban d)
“Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Indonesia atau Inggris” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Indonesia atau Sukardi bisa berbahasa Inggris“. Jadi, notasi simboliknya adalah
Jawaban e)
“Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Inggris dan Mandarin, tetapi tidak bisa berbahasa Indonesia” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Tidak benar bahwa Sukardi bisa berbahasa Inggris, Sukardi bisa berbahasa Mandarin, dan Sukardi tidak bisa berbahasa Indonesia“. Jadi, notasi simboliknya adalah
[collapse]
Soal Nomor 4
Diketahui pernyataan:
Buatlah pernyataan dari notasi berikut.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
Pembahasan
Perhatikan bahwa pernyataan memuat kuantor universal, yaitu “semua” sehingga berbunyi ada keluarga yang tidak berbahagia.
$$\begin{aligned} \text{a}.~&p\, \land q :&&\text{Saya lulus ujian dan semua keluarga berbahagia} \ \text{b}.~&\neg r\, \land t :&&\text{Saya tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dan saya bekerja} \ \text{c}.~&\neg p \Rightarrow \neg t :&&\text{Jika saya tidak lulus ujian, maka saya tidak bekerja} \
\text{d}.~&p \Rightarrow r :&&\text{Jika saya lulus ujian, maka saya melanjutkan ke perguruan tinggi} \
\text{e}.~&p\, \land \neg r :&&\text{Saya lulus ujian dan saya tidak melanjutkan ke perguruan tinggi} \
\text{f}.~&\neg q \Leftrightarrow \neg r :&&\text{Ada keluarga yang tidak berbahagia jika dan hanya jika saya tidak melanjutkan ke perguruan tinggi} \
\text{g}.~&q \Leftrightarrow t :&&\text{Semua keluarga berbahagia jika dan hanya jika saya bekerja} \
\text{h}.~&\neg p~\lor r :&&\text{Saya tidak lulus ujian atau saya melanjutkan ke perguruan tinggi} \
\text{i}.~&p \Rightarrow \neg q :&&\text{Jika saya lulus ujian, maka ada keluarga yang tidak berbahagia} \
\text{j}.~&\neg p \Leftrightarrow t :&&\text{Saya tidak lulus ujian jika dan hanya jika saya bekerja} \end{aligned}$$
[collapse]
Soal Nomor 5
Diberikan pernyataan “Tidak benar bahwa penjualan merosot maupun pendapatan tidak naik”.
- Tuliskan pernyataan di atas dalam notasi simbolik dengan menggunakan operator logika.
- Berikan pernyataan yang ekuivalen secara logika dengan pernyataan tersebut.
Pembahasan
Jawaban a)
Misalkan:
Perhatikan bahwa “Tidak benar bahwa penjualan merosot maupun pendapatan tidak naik” ditulis dalam bentuk panjang akan menjadi “Tidak benar bahwa penjualan merosot dan pendapatan tidak naik.” Jadi, notasi simbolik yang sesuai adalah
Jawaban b)
Gunakan Hukum De Morgan dan Hukum involusi (negasi ganda).
Jadi, pernyataan yang ekuivalen secara logika adalah “Penjualan tidak merosot atau pendapatan naik”.
[collapse]
Soal Nomor 6
Tentukan nilai agar pernyataan majemuk berikut bernilai benar.
- atau
- adalah bilangan asli kurang dari atau India terletak di benua Asia.
Pembahasan
Jawaban a)
Misalkan:
Pernyataan bernilai salah sehingga agar bernilai benar, maka harus bernilai benar.
Jadi, nilai yang memenuhi adalah atau
Jawaban b)
Misalkan:
Perhatikan bahwa bernilai benar sehingga sudah pasti bernilai benar. Jadi, berapapun nilai tidak akan memengaruhi kebenaran pernyataan majemuk tersebut.
[collapse]
Soal Nomor 7
Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan biimplikasi berikut.
- jika dan hanya jika
- Canberra adalah ibu kota Australia jika dan hanya jika
- Luas segitiga sama dengan panjang alas dikali tinggi dibagi jika dan hanya jika
Pernyataan biimplikasi bernilai benar ketika dua pernyataan tunggal penyusunnya memiliki nilai kebenaran yang sama.
Pembahasan
Jawaban a)
Perhatikan bahwa bernilai benar, begitu juga halnya dengan Karena memiliki nilai kebenaran yang sama (keduanya benar), maka pernyataan biimplikasi tersebut bernilai benar.
Jawaban b)
Perhatikan bahwa Canberra memang ibu kota Australia dan . Karena kedua pernyataan itu memiliki nilai kebenaran yang sama (keduanya benar), maka pernyataan biimplikasi tersebut bernilai benar.
Jawaban c)
Perhatikan bahwa seharusnya luas segitiga sama dengan panjang alas dikali tinggi dibagi 2 sehingga pernyataan pertama bernilai salah, tetapi adalah pernyataan yang benar. Karena memiliki nilai kebenaran yang berbeda (satunya benar, satunya salah), maka pernyataan biimplikasi tersebut bernilai salah.
[collapse]
Soal Nomor 8
Terdapat orang yang mengikuti suatu tes, sebutlah dan Jika di antara ketiganya, tidak mendapatkan nilai tertinggi, maka nilai yang paling tinggi. Jika di antara ketiganya, nilai bukan yang terendah, maka yang memperoleh nilai tertinggi. Apakah kita dapat menentukan urutan nilai tes dari ketiga orang itu secara pasti?
Pembahasan
Kita akan membagi penyelesaian soal ini menjadi dua kasus: i) tidak mendapatkan nilai tertinggi dan ii) mendapatkan nilai tertinggi.
Kasus i:
tidak mendapatkan nilai tertinggi berakibat bahwa nilai yang paling tinggi. Ini berarti nilai bukan yang terendah sehingga memperoleh nilai tertinggi. Terjadi kontradiksi karena sebelumnya kita peroleh bahwa -lah yang paling tinggi.
Kasus ii:
mendapatkan nilai tertinggi. Jika tidak memperoleh nilai terendah, maka memperoleh nilai tertinggi sehingga terjadi kontradiksi kembali. Jadi, harus memperoleh nilai terendah yang berakibat bahwa nilai berada pada urutan kedua.
Jadi, kita dapat menentukan urutan nilai tes dari ketiga orang itu secara pasti, yaitu dan (tertinggi ke terendah).
[collapse]