Soal dan Pembahasan – Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Ranah Kompetensi Pedagogik

Berikut ini merupakan soal dan pembahasan mengenai Asesmen Kompetensi Guru (AKG) pada ranah kompetensi pedagogik. Setiap soal telah disertakan capaian pembelajaran dan indikator esensial yang berpadanan sebagai tolak ukur asesmen. Semoga bermanfaat.

Today Quote

Orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tetapi guru yang bermutu dapat melahirkan ribuan orang-orang hebat.

$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mampu merumuskan indikator} & \text{Menentukan indikator suatu} \\ & \text{kompetensi dan capaian pembelajaran} & \text{kompetensi dasar} \\ & \text{berdasarkan standar kompetensi} & \\ & \text{lulusan mata pelajaran matematika} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 1
Salah satu kompetensi dasar pada pembelajaran matematika di tingkat SMA adalah menganalisis sifat-sifat determinan dan invers matriks berordo $2 \times 2$ dan $3 \times 3$. Rumusan indikator yang sesuai dengan kompetensi dasar tersebut adalah sebagai berikut, kecuali $\cdots \cdot$

  1. Menentukan adjoin matriks berordo $3 \times 3$
  2. Mengidentifikasi matriks singular
  3. Menentukan kofaktor matriks berordo $2 \times 2$
  4. Menentukan minor matriks berordo $3 \times 3$
  5. Memahami hubungan matriks identitas dengan invers matriks

Pembahasan

Salah satu ketentuan merumuskan indikator adalah minimal terdiri dari dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan materi pelajaran. Semua pilihan jawaban sudah memenuhi kedua aspek ini, kecuali opsi C. Kofaktor matriks dibicarakan pada matriks berordo $3 \times 3$, bukan matriks berordo $2 \times 2$.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menetapkan materi, proses, sumber} & \text{Menentukan materi yang sesuai} \\ & \text{media, penilaian, dan evaluasi} & \text{dengan indikator} \\ & \text{pembelajaran matematika} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 2
Salah satu indikator dari suatu kompetensi dasar pada pembelajaran geometri adalah menjelaskan panjang sisi suatu segitiga berdasarkan kesebangunan dua segitiga. Materi yang paling sesuai untuk mencapai indikator tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. Syarat kesebangunan dua segitiga
  2. Pengertian kesebangunan dua segitiga  
  3. Ciri-ciri kesebangunan dua segitiga
  4. Perbandingan panjang sisi-sisi dua segitiga yang sebangun
  5. Perbandingan sudut-sudut dua segitiga yang sebangun

Pembahasan

Untuk bisa menjelaskan panjang sisi suatu segitiga berdasarkan kesebangunan dua segitiga, siswa tidak cukup hanya mengetahui pengertian, syarat, dan ciri-ciri kesebangunan dua segitiga, melainkan juga harus mengetahui perbandingan panjang sisi-sisi dua segitiga yang sebangun. Opsi E tidak sesuai karena konteks pembicaraan kita adalah panjang sisi, bukan besar sudut.
(Jawaban D)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menetapkan materi, proses, sumber} & \text{Menentukan media yang sesuai} \\ & \text{media, penilaian, dan evaluasi} & \text{dengan indikator} \\ & \text{pembelajaran matematika} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 3
Salah satu indikator dari materi sistem koordinat ialah menentukan kedudukan garis yang sejajar dengan sumbu-$X$. Media yang paling sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran agar indikator tersebut tercapai adalah $\cdots \cdot$

  1. Slide PowerPoint dengan gambar bidang koordinat dan sebuah garis yang melalui titik $(2, 0)$
  2. Video pembelajaran yang menampilkan garis yang sejajar dengan sumbu-$Y$
  3. Papan dengan koordinat dan paku sebagai titik-titiknya, serta seutas benang dengan posisi tegak lurus terhadap sumbu-$Y$
  4. Lembar kerja terstruktur tentang tempat kedudukan titik pada bidang koordinat
  5. Kertas manila yang terdapat gambar bidang koordinat dan sebuah garis yang melalui titik $(0, 5)$ dan $(3, 0)$

Pembahasan

Opsi A tidak sesuai karena garis yang melalui titik $(2, 0)$ belum tentu memiliki hubungan dengan kesejajaran garis terhadap sumbu-$X$.
Opsi B tidak sesuai karena yang harusnya ditampilkan adalah kesejajaran garis terhadap sumbu-$X$.
Opsi C sesuai karena benang yang tegak lurus sumbu-$Y$ sama saja mengindikasikan kesejajaran garis terhadap sumbu-$X$.
Opsi D tidak sesuai karena yang dibahas adalah tempat kedudukan titik, bukan garis.
Opsi E tidak sesuai karena garis yang melalui titik $(0, 5)$ dan $(3, 0)$ tidak mengindikasikan kesejajaran garis terhadap sumbu-$X$.
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 4
Media yang paling tepat untuk membantu siswa mencapai indikator kompetensi “Menentukan himpunan penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional” adalah $\cdots \cdot$

  1. Video yang memuat demonstrasi langkah-langkah penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional
  2. Buku siswa yang memuat langkah-langkah penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional
  3. Papan tulis dinamis yang memuat langkah-langkah penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional
  4. Tayangan PowerPoint yang memuat langkah-langkah penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional
  5. Hand-out yang memuat langkah-langkah penyelesaian suatu pertidaksamaan rasional

Pembahasan

Media yang paling tepat digunakan adalah papan tulis dinamis. Dengan menggunakan papan tulis, guru dapat menjelaskan langkah demi langkah penyelesaian disertai dengan penjelasan secara audio. Siswa juga lebih dapat mengerti karena setiap langkah ditulis secara perlahan-lahan oleh guru.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menetapkan materi, proses, sumber} & \text{Menentukan evaluasi yang sesuai} \\ & \text{media, penilaian, dan evaluasi} & \text{dengan indikator} \\ & \text{pembelajaran matematika} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 5
Diketahui suatu indikator tentang menghitung panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran. Soal berikut yang paling tepat untui mengukur ketercapaian indikator tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. Panjang garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran adalah $12$ cm dan jarak kedua pusatnya $13$ cm. Jika panjang jari-jari salah satu lingkaran adalah $8$ cm, maka luas lingkaran yang lain adalah $\cdots \cdot$
  2. Diketahui dua buah lingkaran dengan pusat di $A$ dan $B$, masing-masing berjari-jari $34$ cm dan $10$ cm. Garis $CD$ merupakan garis singgung persekutuan luar. Bila $CD = 32$ cm, maka panjang $AB$ adalah $\cdots \cdot$
  3. Delapan buah roda disusun berbaris dan dililit dengan tali. Jika tiap roda tersebut berdiameter $14$ cm, tentukan panjang tali minimum yang melilit roda-roda tersebut.
  4. Panjang jari-jari dua lingkaran adalah $29$ cm dan $14$ cm. Panjang garis singgung persekutuan luarnya $36$ cm. Hitung jarak pusat kedua lingkaran.
  5. Apakah yang dimaksud dengan garis singgung persekutuan luar lingkaran?

Pembahasan

Opsi A, B, dan D tidak sesuai dengan indikator karena soal telah menginformasikan panjang garis singgung persekutuan luar lingkarannya.
Opsi C sesuai karena merupakan permasalahan kontekstual terkait perhitungan panjang garis singgung persekutuan luar lingkaran.
Opsi E tidak sesuai karena soal hanya menuntut ingatan siswa mengenai pengertiannya, bukan perhitungan.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menata materi pembelajaran secara} & \text{Mengurutkan materi suatu topik} \\ & \text{benar sesuai dengan pendekatan yang} & \text{pembelajaran} \\ & \text{dipilih dan karakteristik peserta didik} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 6
Perhatikan langkah-langkah acak mengenai pembelajaran bentuk aljabar berikut.

  1. Menginterpretasikan kalimat sehari-hari ke dalam bentuk matematika.
  2. Mencontohkan bentuk aljabar.
  3. Mengklasifikasikan bentuk aljabar.
  4. Menentukan ciri bentuk aljabar.
  5. Mendefinisikan bentuk aljabar.
  6. Menyelesaikan permasalahan terkait bentuk aljabar.

Untuk membelajarkan konsep bentuk aljabar, urutan langkah yang dianjurkan adalah $\cdots \cdot$
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6
B. 1 – 2 – 5 – 3 – 4 – 6
C. 1 – 2 – 5 – 4 – 3 – 6
D. 5 – 1 – 2 – 4 – 3 – 6
E. 5 – 1 – 4 – 3 – 1 – 6

Pembahasan

Mengacu pada prinsip pembelajaran menurut Kurikulum 2013 bahwa pembelajaran hendaknya berbasis proses untuk penguatan ilmiah, maka urutan yang paling tepat adalah sebagai berikut. Pertama, guru mengambil permasalahan dalam sehari-hari, kemudian memodelkannya dalam bentuk aljabar. Berikutnya, guru memberi contoh-contoh bentuk aljabar, diikuti dengan pendefinisian. Sebagai penguatan konsep, guru menjelaskan ciri bentuk aljabar dan mengklasifikasikan bentuk aljabar. Terakhir, bentuk aljabar digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menata materi pembelajaran secara} & \text{Melengkapi urutan materi suatu} \\ & \text{benar sesuai dengan pendekatan yang} & \text{topik pembelajaran} \\ & \text{dipilih dan karakteristik peserta didik} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 7
Pada materi bunga, pertumbuhan, dan peluruhan terdapat urutan materi sebagai berikut.
$$\begin{aligned} & \text{X}-\text{Bunga Tunggal}-\text{Y}-\\&\text{Pertumbuhan}-\text{Z} \end{aligned}$$Pengganti $\text{X Y, Z}$ secara berturut-turut untuk melengkapi urutan materi tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. Definisi bunga, bunga majemuk, peluruhan
  2. Definisi bunga, peluruhan, bunga majemuk
  3. Barisan aritmetika, barisan geometri, peluruhan
  4. Barisan aritmetika, barisan geometri, bunga majemuk
  5. Barisan aritmetika, barisan geometri, peluruhan

Pembahasan

Urutan materi yang sesuai adalah definisi bunga, kemudian bunga tunggal, bunga majemuk, pertumbuhan, dan terakhir, peluruhan.
(Jawaban A)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menggunakan media pembelajaran dan} & \text{Menentukan media yang relevan} \\ & \text{sumber belajar yang relevan dengan} & \text{dengan tujuan pembelajaran} \\ & \text{karakteristik peserta didik dan mata} & \\ & \text{pelajaran yang diampu untuk mencapai} & \\ & \text{tujuan pembelajaran secara utuh} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 8
Diketahui tujuan suatu pembelajaran adalah “Melalui penugasan kelompok, diharapkan siswa dapat menemukan volume kerucut”. Media pembelajaran yang tepat untuk digunakan agar tujuan tersebut tercapai adalah $\cdots \cdot$

  1. Kartu masalah yang berisi permasalahan yang berkaitan dengan volume kerucut
  2. Tayangan PowerPoint yang berisi rumus volume kerucut beserta contoh soal perhitungannya
  3. Alat peraga berbentuk kerucut, bola, dan pasir
  4. Alat peraga berbentuk kerucut, tabung, dan pasir
  5. Alat peraga berbentuk kerucut, balok, dan pasir

Pembahasan

Opsi A dan B keduanya tidak memberikan kesempatan siswa untuk menemukan rumus, melainkan langsung menyodorkan rumus. Opsi C dan E tidak sesuai dengan konsep penemuan rumus volume kerucut. Volume kerucut ditemukan dari volume tabung, sehingga alat peraga yang dipakai harus meliputi kerucut, tabung, dan pasir.
(Jawaban D)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mengambil keputusan transaksional} & \text{Memberikan kesempatan kepada} \\ & \text{dalam pembelajaran yang diampu} & \text{siswa untuk menanggapi} \\ & \text{sesuai dengan situasi yang berkembang} & \text{pertanyaan siswa lainnya} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 9
Seorang siswa diberi kesempatan oleh guru untuk menyampaikan pendapatnya tentang suatu materi. Tindakan guru yang paling tepat sebelum siswa tersebut menyampaikan pendapatnya adalah $\cdots \cdot$

  1. memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk ikut berpendapat
  2. meminta siswa lain untuk menyimak penyampaian pendapat siswa tersebut
  3. mengharuskan pendapat yang disampaikan benar menurut pandangan guru
  4. mengancam siswa lain agar bersiap-siap ketika ditunjuk menyampaikan pendapatnya juga
  5. tidak melakukan apa-apa

Pembahasan

Sebelum siswa menyampaikan pendapat, guru harus memastikan bahwa siswa yang lain berperan sebagai pendengar yang baik (the good listener). Oleh karena itu, tindakan yang paling tepat adalah meminta siswa lain untuk menyimak penyampaian pendapat siswa tersebut.
(Jawaban B)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mengambil keputusan transaksional} & \text{Memberikan}~\textit{scaffolding}~\text{sesuai} \\ & \text{dalam pembelajaran yang diampu} & \text{dengan kesulitan yang dialami} \\ & \text{sesuai dengan situasi yang berkembang} & \text{siswa} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 10
Ketika kegiatan tanya jawab di kelas, beberapa siswa di kelas mengidentifikasi bahwa jajar genjang merupakan anggota dari himpunan trapesium. Langkah awal yang paling tepat dilakukan oleh guru untuk merespon hal ini adalah $\cdots \cdot$

  1. bertanya kepada siswa mengenai syarat keanggotaan suatu himpunan
  2. bertanya kepada siswa mengapa bukan trapesium yang menjadi anggota himpunan jajar genjang
  3. bertanya kepada siswa mengenai pengertian jajar genjang dan trapesium
  4. memberi tugas kepada siswa untuk menggambar jajar genjang dan trapesium
  5. memberi tugas kepada siswa untuk menuliskan jajar genjang dan trapesium

Pembahasan

Untuk memberikan scaffolding sesuai dengan kesulitan yang dialami oleh siswa, guru pertama harus mengetahui sumber kesalahan jawaban siswa. Untuk mengetahuinya, guru dapat bertanya kepada siswa mengenai pengertian jajar genjang dan trapesium. Dalam hal ini, siswa juga menyebutkan ciri-ciri suatu bangun datar digolongkan sebagai jajar genjang atau trapesium, atau mungkin keduanya.
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 11
Jawaban siswa ketika menjawab soal “Sederhanakan $\dfrac{3}{\sqrt3 + \sqrt5}$” adalah $\dfrac32\sqrt2$. Tindakan guru untuk mengatasi masalah tersebut sebaiknya dimulai dengan $\cdots \cdot$

  1. menelepon orang tua untuk mendampingi belajar di rumah
  2. memberikan cara/langkah menyelesaikan soal tersebut dengan benar
  3. meminta untuk menuliskan langkah-langkah jawaban beserta alasannya
  4. memberitahu jawaban akhir yang benar
  5. memberikan pelajaran tambahan

Pembahasan

Untuk mengonfirmasi jawaban siswa, guru sebaiknya mengawalinya dengan meminta siswa tersebut menuliskan langkah-langkah jawaban beserta alasannya, sehingga apa yang ia tulis dapat lebih rinci dan dapat dipertanggungjawabkan. Guru juga dapat mendeteksi letak kesalahan yang mungkin terjadi pada langkah tertentu, sehingga diagnosis awal dapat dilakukan.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mengambil keputusan transaksional} & \text{Menangani perbedaan pendapat} \\ & \text{dalam pembelajaran yang diampu} & \text{siswa tentang suatu konsep tertentu} \\ & \text{sesuai dengan situasi yang berkembang} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 12
Pada saat berdiskusi tentang banyaknya rusuk pada kubus, kerucut, dan tabung, ternyata banyak siswa yang berbeda pendapat tentang banyaknya rusuk tabung dan kerucut. Setelah dianalisis, kesalahan mereka dikarenakan berbeda dalam memahami konsep rusuk dalam bangun ruang tersebut. Tindakan yang sesuai untuk menangani perbedaan siswa dalam memahami konsep tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. siswa diminta mengamati benda riil yang berbentuk kubus, tabung, dan kerucut untuk menghitung banyaknya rusuk
  2. siswa diminta mengamati gambar kubus, tabung, dan kerucut untuk menentukan banyaknya rusuk
  3. siswa diminta mengamati alat peraga dan gambar yang berbentuk kubus, tabung, dan kerucut untuk memikirkan apa yang dinamakan rusuk
  4. siswa diminta membandingkan banyak rusuk balok dan kubus
  5. guru menjelaskan banyaknya rusuk kubus, tabung, dan kerucut yang sebenarnya

Pembahasan

Saat siswa mempunyai perbedaan pendapat mengenai konsep tertentu, penanganannya adalah menutup sumber penyebab terjadinya miskonsepsi. Pengertian rusuk bagi siswa adalah garis yang membatasi dua bidang, sehingga kerucut dipandang memiliki dua rusuk, karena memiliki dua garis (yang dikenal sebagai garis pelukis). Tindakan yang perlu dilakukan adalah guru harus menegaskan kembali pengertian rusuk melalui bantuan alat peraga dan gambar.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Menyediakan berbagai kegiatan} & \text{Menentukan kegiatan pembelajaran} \\ & \text{pembelajaran untuk mendorong peserta} & \text{yang memotivasi siswa berprestasi} \\ & \text{didik mencapai prestasi secara optimal} & \text{sesuai dengan materi} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 13
Kegiatan-kegiatan pembelajaran berikut ini yang dapat memotivasi siswa untuk berprestasi sesuai dengan materi yang sedang dipelajari adalah $\cdots \cdot$

  1. memberikan hadiah (reward) bagi yang berprestasi
  2. menjelaskan cara belajar agar berprestasi
  3. memberikan hukuman (punishment) bagi yang tidak berprestasi
  4. memberitahukan manfaat materi yang dipelajari
  5. menjelaskan materi dan memberikan contoh soal yang banyak

Pembahasan

Faktor intrinsik yang mengakibatkan siswa termotivasi mempelajari suatu materi adalah siswa tersebut merasakan pembelajarannya bermakna. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran yang selaras dengan hal ini adalah memberitahu manfaat/penerapan materi yang dipelajari.
(Jawaban D)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Memahami prinsip-prinsip penilaian} & \text{Menentukan soal yang valid} \\ & \text{dan evaluasi dari proses dan hasil} & \text{sesuai dengan indikator yang} \\ & \text{belajar sesuai dengan karakteristik} & \text{diberikan} \\ & \text{mata pelajaran yang diampu} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 14
Diketahui indikator “Menyelesaikan masalah yang terkait dengan relasi antar himpunan”. Soal yang cocok untuk mengukur ketercapaian indikator tersebut adalah $\cdots$

  1. Diketahui $A$ adalah himpunan bilangan asli yang kurang dari $10$. Himpunan $B$ adalah himpunan bilangan prima yang kurang dari $15$. Tentukan $A \cap B$.
  2. Suatu kelas terdiri dari $16$ siswa putri dan $10$ siswa putra. Jika diketahui 20 siswa senang bermain bola voli dan 6 siswa senang berenang, serta 5 orang siswa senang keduanya, maka berapa banyak siswa yang tidak senang keduanya?  
  3. Diketahui $A$ adalah himpunan bilangan real yang lebih dari $1$ dan kurang dari $10$. Himpunan $B$ adalah himpunan empat bilangan prima yang pertama. Tentukan $A \cup B$.
  4. Suatu kelas terdiri dari $16$ siswa putri dan $10$ siswa putra. Jika diketahui 20 siswa senang bermain bola voli dan 6 siswa senang berenang, serta 5 orang siswa senang keduanya, maka gambarkan diagram Venn yang merepresentasikan himpunan siswa yang senang dan tidak senang bermain voli maupun berenang.
  5. Diketahui $A$ adalah himpunan bilangan real yang lebih dari $3$ dan kurang dari $10$. Tentukan banyaknya anggota $A$.

Pembahasan

Relasi antar himpunan menggambarkan apakah dua atau lebih himpunan sama, saling lepas, beririsan, atau melingkupi himpunan yang lain.
Opsi A dan C menanyakan operasi himpunan. Opsi B merupakan soal penerapan konsep himpunan. Opsi E menanyakan kardinalitas himpunan. Opsi C paling tepat karena sesuai dengan indikator.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Memahami prinsip-prinsip penilaian} & \text{Menentukan soal yang bermakna} \\ & \text{dan evaluasi dari proses dan hasil} & \\ & \text{belajar sesuai dengan karakteristik} & \\ & \text{mata pelajaran yang diampu} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 15
Dari soal-soal di bawah ini, manakah yang termasuk soal bermakna untuk mengukur penerapan konsep persegi panjang?

  1. Mengapa persegi panjang adalah jajar genjang?
  2. Apakah persegi panjang adalah persegi?
  3. Dari contoh-contoh bangun datar berikut, manakah yang termasuk persegi panjang? Berikan alasan secukupnya.
  4. Hitunglah keliling persegi panjang dengan panjang $8$ cm dan lebar $5$ cm.
  5. Apakah semua sudut persegi panjang berukuran $90^\circ$? Berikan alasan secukupnya.

Pembahasan

Seseorang dikatakan memahami konsep apabila dapat membedakan contoh dan non-contoh dari konsep tersebut. Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah opsi C.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Memahami prinsip-prinsip penilaian} & \text{Memilih persoalan yang mendidik} \\ & \text{dan evaluasi dari proses dan hasil} & \\ & \text{belajar sesuai dengan karakteristik} & \\ & \text{mata pelajaran yang diampu} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 16
Dalam suatu pembelajaran tentang bentuk aljabar, $2a + 3b$ diilustrasikan oleh siswa sebagai jumlahan dua buah apel dan tiga buah jeruk. Siswa lain mengilustrasikan jumlahan dari buah apel yang berada pada dua kardus besar dan tiga kardus kecil. Tindakan yang tepat untuk dilakukan oleh guru untuk menangani perbedaan pendapat tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. menjelaskan bahwa kedua jawaban tersebut benar
  2. meminta siswa untuk melihat kembali tentang definisi variabel
  3. meminta siswa untuk melihat kembali unsur dari bentuk aljabar
  4. memberikan soal lain agar siswa mendapatkan pola
  5. memberikan selamat bagi siswa yang menjawab dengan benar

Pembahasan

Untuk menjustifikasi suatu pendapat bernilai benar atau salah, kita harus mengetahui dasar atau kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Terkait dengan kasus ini, guru sebaiknya meminta siswa untuk mencermati kembali definisi variabel.
(Jawaban B)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mengembangkan instrumen penilaian dan} & \text{Menentukan distraktor yang tepat} \\ & \text{evaluasi terhadap proses dan hasil belajar} & \text{sesuai dengan soal yang diberikan} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 17
Perhatikan salah satu soal dari materi barisan dan deret berikut.
Diketahui barisan $\dfrac12, \dfrac14, \dfrac18, \dfrac{1}{16}, \cdots$. Tentukan suku ke-8 dari barisan tersebut.
Dari pilihan jawaban berikut, manakah yang merupakan pengecoh yang kurang tepat?
A. $\dfrac{1}{128}$
B. $\dfrac{1}{256}$
C. $\dfrac{1}{512}$
D. $\dfrac{1}{1024}$
E. $\dfrac{1}{2+2+2+2+2+2+2+2}$

Pembahasan

Distraktor (pengecoh) pada soal berbentuk pilihan ganda tidak boleh mencolok dari opsi lainnya. Distraktor harus merupakan jawaban dari peserta tes yang salah memahami prosedur maupun konsep penyelesaian masalah. Opsi E merupakan distraktor yang mencolok sehingga dianggap kurang tepat.
(Jawaban E)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Mengembangkan instrumen penilaian dan} & \text{Menentukan soal yang paling cocok} \\ & \text{evaluasi terhadap proses dan hasil belajar} & \text{untuk mengukur konsep tertentu} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 18
Diketahui bahwa pada suatu segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat dari panjang dua sisi yang lain.
Soal yang paling cocok untuk mengukur penguasaan konsep tersebut adalah $\cdots$

  1. Sebutkan tiga bilangan yang merupakan Tripel Pythagoras.
  2. Suatu segitiga $ABC$ memiliki panjang sisi $12$ cm, $13$ cm, dan $5$ cm. Apakah segitiga tersebut siku-siku?
  3. Suatu segitiga $ABC$ memiliki sisi $a=2$ cm, $b =3$ cm, dan $c = 25$ cm. Apakah $c$ merupakan sisi miring segitiga tersebut?
  4. Sebutkan rumus Pythagoras.
  5. Tuliskan bunyi Teorema Pythagoras.

Pembahasan

Pemahaman siswa tentang bunyi Teorema Pythagoras yang mengatakan bahwa kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi yang lain. Jika $c$ adalah panjang sisi miring, $a, b$ merupakan panjang sisi yang lain, kemungkinan terdapat siswa yang menganggap $(a + b)^2 = c^2$, padahal seharusnya $a^2 + b^2 = c^2$.
Soal pada opsi C cocok untuk mengetahui siswa mana yang salah memahami maksud dari teorema tersebut.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Memanfaatkan hasil penilaian} & \text{Menentukan suatu tindakan} \\ & \text{dan evaluasi untuk kepentingan} & \text{untuk menangani kesalahan siswa} \\ & \text{pembelajaran} & \text{dalam menjawan suatu soal} \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 19
Pada saat siswa diberi soal tentang masalah kombinasi, siswa banyak yang salah dalam menjawab soal tersebut. Setelah dianalisis, kesalahan mereka dikarenakan kurang tepat dalam menerapkan rumus dan menganggap permasalahan yang diberikan sebagai masalah permutasi. Tindakan yang sesuai untuk menangani kesalahan siswa dalam menjawab soal tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. memperbanyak contoh-contoh soal terkait masalah kombinasi
  2. memberikan latihan soal kontekstual tentang permutasi
  3. memberikan latihan soal kontekstual yang membedakan kasus permutasi dan kombinasi
  4. membandingkan rumus permutasi dan kombinasi
  5. meminta siswa menghafalkan rumus permutasi dan kombinasi

Pembahasan

Ketika siswa kurang dapat membedakan mana masalah yang termasuk dalam kasus permutasi dan kasus kombinasi, tindakan yang tepat untuk mengatasinya adalah memberikan latihan/soal kontekstual yang dapat membedakan kasus permutasi dan kombinasi secara bersamaan.
(Jawaban C)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Melakukan Penelitian Tindakan} & \text{Menentukan tujuan PTK yang} \\ & \text{Kelas (PTK) untuk meningkatkan} & \text{cocok sesuai dengan masalah} \\ & \text{kualitas pembelajaran dalam mata} & \text{pembelajaran yang diberikan} \\ & \text{pelajaran yang diampu} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 20
Dalam suatu kelas, mayoritas siswa kurang aktif mengikuti pembelajaran, sehingga siswa terlihat sering mengantuk. Di antara tujuan PTK berikut, manakah yang sesuai dengan permasalahan tersebut?

  1. Meningkatkan keaktifan siswa melalui pendekatan pembelajaran matematika realistik
  2. Membandingkan keaktifan siswa sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran matematika realistik
  3. Mengembangkan perangkat pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran matematika realistik
  4. Mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi keaktifan siswa dalam pembelajaran
  5. Mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya prestasi belajar matematika

Pembahasan

Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Apabila mayoritas siswa dalam suatu kelas kurang aktif, maka PTK dilakukan untuk meningkatkan keaktifan siswa. Salah satunya adalah dengan melalui pendekatan pembelajaran matematika realistik.
(Jawaban A)

[collapse]

Soal Nomor 21
Saat proses pembelajaran di kelas, ada siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan. Untuk mengatasinya, guru melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan Cooperative Learning tipe Jigsaw. Tujuan yang paling sesuai untuk penelitian tersebut adalah $\cdots \cdot$

  1. Mengetahui persentase peningkatan hasil belajar saat menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan dalam Cooperative Learning tipe Jigsaw
  2. Mendeskripsikan Cooperative Learning tipe Jigsaw yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan
  3. Mendeskripsikan kesulitan penerapan Cooperative Learning tipe Jigsaw dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan
  4. Mendeskripsikan Cooperative Learning tipe Jigsaw yang dapat meningkatkan kemampuan penalaran dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan
  5. Mendeskripsikan Cooperative Learning tipe Jigsaw yang dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan

Pembahasan

Masalah yang dihadapi sehingga dilakukan PTK dengan menerapkan Cooperative Learning tipe Jigsaw adalah siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan. Oleh karena itu, tujuan yang selaras dengannya adalah mendeskripsikan Cooperative Learning tipe Jigsaw yang dapat mengatasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah menggunakan konsep kesebangunan.
(Jawaban E)

[collapse]


$$\begin{array}{|c|c|c|} \hline \text{Kompetensi} & \text{Capaian Pembelajaran} & \text{Indikator Esensial} \\ \hline \text{Pedagogik} & \text{Melakukan Penelitian Tindakan} & \text{Menentukan poin-poin yang harus} \\ & \text{Kelas (PTK) untuk meningkatkan} & \text{ada pada kajian teori dalam} \\ & \text{kualitas pembelajaran dalam mata} & \text{suatu judul (masalah) PTK} \\ & \text{pelajaran yang diampu} & \\ \hline \end{array}$$Soal Nomor 22
Diketahui judul PTK: “Penerapan Problem Posing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 7A SMPN 1 Salatiga“.
Diberikan 4 poin berikut.

  1. Berpikir kritis
  2. Problem Based Learning (PBL)
  3. Pengajuan masalah
  4. Pembelajaran matematika

Dari keempat poin di atas, manakah yang harus dibahas dalam kajian pustaka?
A. (1) dan (2)
B. (3) dan (4)
C. (1), (2), dan (3)
D. (1) dan (3)
E. (1), (2), (3), dan (4)

Pembahasan

Kajian pustaka berfungsi untuk memberikan landasan teori terkait dengan materi/topik penelitian yang akan dilakukan. Terkait dengan judul tersebut, daftar pustaka harus membahas mengenai berpikir kritis dan pengajuan masalah (problem posing).
(Jawaban D)

[collapse]

2 Replies to “Soal dan Pembahasan – Asesmen Kompetensi Guru (AKG) Ranah Kompetensi Pedagogik”

  1. Assalamu’alaimum Pak Sukardi. Salam kenal saya Ibu Ika Kartika. Barakallahu fiik. Terima kasih sudah mau berbagi.Semoga Alloh Swt membalas semua kebaikan bapak.Aamiin

Tinggalkan Balasan

Silakan beri tanggapan dan saran, tidak perlu sungkan. Mohon juga diinformasikan melalui kolom komentar ini bila ada kesalahan pengetikan sekecil apapun (typo atau bahasa latex yang error) atau kesalahan konsep dan pembahasan soal. Terima kasih. Ganbatte!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *