Soal dan Pembahasan – Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika SMP Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2019

Berikut ini penulis sajikan soal Olimpiade Sains Nasional Matematika SMP Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2019 disertai dengan pembahasan lengkapnya. Silakan unduh soalnya dalam bentuk PDF di tautan berikut.
DOWNLOAD SOAL (PDF)
Semoga bermanfaat.

Soal Nomor 1
Diketahui A=\{0,1,2,3,4\}. Jika a,b,c

adalah tiga anggota berbeda dari A dan (a^b)^c=n, maka nilai maksimum dari n adalah …
A. 4.096                 C. 9.561
B. 6.561                 D. 9.651

Penyelesaian

Agar (a^b)^c maksimum, maka kita hanya memilih 2, 3, 4 sebagai nilai-nilai pengganti a, b, c.
Tabulasikan hasil dari (a^b)^c ketika a = 2, a = 3, dan a=4 dalam bentuk tabel berikut. Perhatikan bahwa penukaran nilai b dan c menghasilkan bilangan yang sama karena perkalian bersifat komutatif, yaitu bc = cb.
\begin{array}{|c|c|c|c|} \hline a & b & c & (a^b)^c \\ \hline 2 & 3 & 4 & 2^{12} = 4.096 \\ 3 & 2 & 4 & 3^8 = 6.561 \\ 4 & 2 & 3 & 4^6 = 4.096 \\ \hline \end{array}
Jadi, nilai maksimum dari n = (a^b)^c adalah \boxed{6.561} (Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 2
Dua akuarium A dan B diisi air sehingga volumenya sama, yaitu 64.000~\text{cm}^3. Anto memiliki 30 kelereng kecil dan 20 kelereng besar yang akan dimasukkan ke dalam akuarium tersebut. Ke dalam akuarium A dimasukkan 7 kelereng kecil dan 7 kelereng besar sehingga volume akuarium yang terisi menjadi 64.821\dfrac13~\text{cm}^3, sedangkan ke dalam akuarium B dimasukkan 21 kelereng kecil dan 7 kelereng besar sehingga volume akuarium yang terisi menjadi 64.880~\text{cm}^3. Volume seluruh kelereng Anto yang tidak dimasukkan ke akuarium adalah \cdots~\text{cm}^3.
A. 113\frac{3}{21}            C. 251\frac{9}{21}
B. 226\frac{6}{21}            D. 687\frac{5}{21}

Penyelesaian

Misalkan r, R berturut-turut menyatakan panjang jari-jari kelereng kecil dan kelereng besar.
Ketika 7 kelereng kecil dan 7 kelereng besar dimasukkan ke akuarium A, volume akuarium berubah menjadi 64.281 \dfrac13 ~\text{cm}^3.
Ketika 21 kelereng kecil dan 7 kelereng besar dimasukkan ke akuarium B, volume akuarium berubah menjadi 64.880~\text{cm}^3.
Karena volume mula-mula kedua akuarium sama dan jumlah kelereng besar yang dimasukkan sama, maka ini berarti volume 14 kelereng kecilnya adalah selisih kedua volume akuarium tersebut ketika dimasukkan kelereng.
\begin{aligned} 14 \cdot \dfrac43 \cdot \dfrac{22}{7} \cdot r^3 & = 64.880 - 64.281 \dfrac13 \\ \cancelto{2}{14} \cdot \dfrac{4}{\bcancel{3}} \cdot \dfrac{22}{\cancel{7}} \cdot r^3 & = 58 \dfrac13 = \dfrac{176}{\bcancel{3}} \\ 176 \times r^3 & = 176 \\ r^3 & = 1 \\ r & = 1~\text{cm}\end{aligned}
Selanjutnya akan dicari nilai R. Saat akuarium A dimasukkan 7 kelereng kecil dan 7 kelereng besar, volumenya berubah menjadi 64.281 \dfrac13, sehingga
\begin{aligned} \cancel{7} \cdot \dfrac43 \cdot \dfrac{22}{\cancel{7}}R^3 + \cancel{7} \cdot \dfrac43 \cdot \dfrac{22}{\cancel{7}} r^3 & = 64.281 \dfrac13 - 64.000 = \dfrac{2.464}{3} \\ 88R^3 + 88(1)^3 & = 2.464 \\ 88R^3 & = 2.376 \\ R^3 & = 27 \\ R & = 3~\text{cm} \end{aligned}
Kelereng besar yang tidak dimasukkan sebanyak 20-7-7 = 6 butir, sedangkan kelereng kecil yang tidak dimasukkan sebanyak 30-21-7 = 2 butir.
Dengan demikian, volume total kelereng tersebut adalah
\begin{aligned} 6 \cdot \dfrac43 \cdot \dfrac{22}{7}(3)^3 + 2 \cdot \dfrac43 \cdot \dfrac{22}{7}(1)^3 & = \dfrac{14.256}{21} + \dfrac{176}{21} \\ & = \dfrac{14.432}{21} \\ & = 687\dfrac{5}{21}~\text{cm}^3 \end{aligned}
Jadi, volume seluruh kelereng Anto yang tidak dimasukkan ke akuarium adalah \boxed{687\dfrac{5}{21}~\text{cm}^3}
(Jawaban D)

[collapse]

Soal Nomor 3
Hasil Ikan Tangkapan (HIT) seorang nelayan selama bulan Januari 2019 menurun 25% dibanding bulan sebelumnya dan HIT selama bulan Februari 2019 menurun 20% dibanding bulan sebelumnya. Jika diketahui HIT selama bulan Maret 2019 turun 10% dibanding bulan sebelumnya sehingga menjadi 108 kg, maka pernyataan berikut yang benar adalah …
A. HIT bulan Desember 2018 sebanyak 200 kg
B. HIT bulan Januari 2019 sebanyak 120 kg
C. HIT bulan Februari 2019 sebanyak 130 kg
D. HIT bulan Maret 2019 sebanyak 150 kg

Penyelesaian

Misalkan HIT pada bulan Desember 2018 adalah x, sehingga:
HIT pada bulan Januari 2019 adalah (1-25\%)\times x = 75%x = \dfrac34 x,
HIT pada bulan Februari 2019 adalah (1-20\%)\times \dfrac34 x = \dfrac45 \times \dfrac34 x = \dfrac35 x
HIT pada bulan Maret 2019 adalah (1-10\%)\times \dfrac35 x = \dfrac{9}{10} \times \dfrac35 x = \dfrac{27}{50}x
Diketahui bahwa HIT pada bulan Maret 2019 sebanyak 108 kg, sehingga
\dfrac{27}{50}x = 108 \Leftrightarrow x = \cancelto{4}{108} \times \dfrac{50}{\cancel{27}}= 200
Ini berarti, HIT pada bulan Desember 2018 sebanyak 200 kg. Akibatnya, HIT pada bulan Januari 2019 sebanyak \dfrac34 \times 200 = 150 kg dan HIT pada bulan Februari 2019 sebanyak \dfrac35 \times 150 = 90 kg.
Dari alternatif jawaban yang diberikan, pilihan yang sesuai adalah pilihan A.

[collapse]

Soal Nomor 4
Jika x=2p-4q dan y=-p+2q, maka nilai \dfrac{2x^2-3xy+y^2}{x^2-y^2}
adalah \cdots
A. \dfrac15        B. \dfrac13        C. 3           D. 5

Penyelesaian

Dengan cara memfaktorkan, kita dapat membuat bentuk \dfrac{2x^2-3xy+y^2}{x^2-y^2} menjadi lebih sederhana. Setelah itu, substitusikan x=2p-4q dan y=-p+2q.
\begin{aligned} \dfrac{2x^2-3xy+y^2}{x^2-y^2} & = \dfrac{(2x - y)\cancel{ (x - y)} } {(x+y) \cancel{(x-y)} } \\ & = \dfrac{2x-y} {x+y} \\ & = \dfrac{2(2p-4q) - (-p+2q)} {(2p-4q)+(-p+2q)} \\ & = \dfrac{5p - 10q} {p-2q} \\ & = \dfrac{5\cancel{(p-2q)}} {\cancel{(p-2q)}} \\ & = 5 \end{aligned}
Jadi, hasil dari \boxed{\dfrac{2x^2-3xy+y^2}{x^2-y^2} = 5}
(Jawaban D)

[collapse]

Soal Nomor 5
Diketahui xy+2x+y=10 dengan x,y bilangan bulat positif. Nilai minimum dari x+y adalah …
A. 4           B. 5           C. 8         D. 10

Penyelesaian

Perhatikan bahwa xy + 2x + y = 10 dapat ditulis menjadi (x+1)(y+2)-2 = 10, sehingga (x+1)(y+2) = 12.
Ini berarti, (x+1) dan (y+2) merupakan faktor dari 12.
Buat tabel berikut.
\begin{array}{|c|c|c|c|c|} \rowcolor{yellow} \hline x + 1 & y + 2 & x & y & x + y \\ \hline \rowcolor{red} 1 & 12 & 0 & 10 & - \\ \rowcolor{red} 12 & 1 & 11 & -1 & - \\ 3 & 4 & 2 & 2 & 4 \\ 4 & 3 & 3 & 1 & 4 \\ 2 & 6 & 1 & 4 & 5 \\ \rowcolor{red} 6 & 2 & 5 & 0 & - \\ \hline \end{array}
Catatan: baris dengan warna latar merah menandakan bahwa nilai x, y yang didapat bukan bilangan bulat positif.
Berdasarkan tabel di atas, tampak bahwa nilai minimum (terkecil) x+y adalah \boxed{4} (Jawaban A)

[collapse]

Soal Nomor 6
Akar-akar dari x^2-5bx+b=0 adalah kuadrat kebalikan dari akar-akar persamaan x^2-ax+a-1=0. Nilai terbesar yang mungkin dari hasil perkalian a dan b adalah …
A. \dfrac14       B. \dfrac34        C. \dfrac43        C. \dfrac83

Penyelesaian

Perhatikan persamaan x^2-ax+a-1=0.
Misalkan akar-akarnya adalah m dan n, sehingga jumlah dan hasil kali akarnya adalah
\begin{aligned} m + n & = -a \\ mn & = a - 1 \end{aligned}
Ini berarti,
\begin{aligned} m^2 + n^2 & = (m+n)^2 - 2mn \\ & = (-a)^2 - 2(a-1) \\ & = a^2-2a+2 \end{aligned}
Akar-akar dari persamaan x^2-5bx+b=0 merupakan kuadrat kebalikan dari akar-akar persamaan x^2-ax+a-1=0. Ini berarti, jumlah akarnya adalah
\dfrac{1}{m^2} + \dfrac{1}{n^2} = 5b
sedangkan hasil kali akarnya adalah
\dfrac{1}{m^2} \cdot \dfrac{1}{n^2} = b
Pada persamaan \dfrac{1}{m^2} + \dfrac{1}{n^2} = 5b dapat kita tuliskan
\begin{aligned} \dfrac{m^2+n^2}{m^2n^2} & = 5b \\ \dfrac{a^2-2a+2}{(a-1)^2} & = 5b \\ a^2-2a+2 & = -5b(a-1)^2 \end{aligned}
Pada persamaan \dfrac{1}{m^2} \cdot \dfrac{1}{n^2} = b, kita peroleh
\begin{aligned} \dfrac{1}{(mn)^2} & = b \\ \dfrac{1}{(a-1)^2}& = b \\ b(a-1)^2 & = 1 \end{aligned}
Substitusikan b(a-1)^2=1 ke persamaan a^2-2a+2 = 5b(a-1)^2, sehingga diperoleh
\begin{aligned} a^2-2a+2 & = 5(1) \\ a^2 - 2a - 3 & = 0 \\ (a-3)(a+1) & = 0 \end{aligned}
Diperoleh a=3 atau a=-1
Untuk a = 3, kita peroleh
b = \dfrac{1}{(a-1)^2} = \dfrac{1}{(3-1)^2} = \dfrac14
Untuk a = -1, kita peroleh
b = \dfrac{1}{(a-1)^2} = \dfrac{1}{(-1-1)^2} = \dfrac14
Nilai maksimum ab didapat saat a = 3 dan b = \dfrac14, yaitu
ab_{\text{max}} = 3 \cdot \dfrac14 = \dfrac34
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 7
Didefinisikan \llbracket a \rrbracket = bilangan bulat terbesar yang
lebih kecil atau sama dengan a. Sebagai contoh, \llbracket 2 \rrbracket = 2; \left \llbracket \dfrac34 \right \rrbracket =0; \left \llbracket \dfrac54 \right \rrbracket =1. Jika x=7, maka nilai \left \llbracket \dfrac{3x+1}{4-x} \right \rrbracket adalah …
A. 8        B. 7         C. -7        D. -8

Penyelesaian

Untuk x = 7, kita peroleh
\left \llbracket \dfrac{3(7) +1}{4-7} \right \rrbracket = \left \llbracket \dfrac{22}{-3} \right \rrbracket = -8
Jadi, nilai dari \left \llbracket \dfrac{3x+1}{4-x} \right \rrbracket untuk x=7 adalah \boxed{-8}
(Jawaban D)

[collapse]

Soal Nomor 8
Disediakan empat bilangan, yaitu 2, 3, 4, dan -2 yang akan ditempatkan pada empat persegi paling bawah pada gambar sehingga tidak ada bilangan yang tersisa. Untuk enam persegi lain dibuat aturan sebagai berikut. Nilai persegi yang bertuliskan huruf K adalah hasil perkalian dari nilai dua persegi yang berada tepat di bawahnya dan nilai persegi yang bertuliskan huruf J adalah hasil penjumlahan dari nilai dua persegi yang berada tepat di bawahnya. Nilai paling besar yang mungkin diperoleh pada persegi paling atas adalah …

A. 400      B. 74         C. 61          D. 57

Penyelesaian

Misalkan keempat persegi diisi oleh a, b, c, d sehingga dapat dibuat sketsa gambar berikut. 
Dengan demikian, persegi paling atas bernilai 
ab + (b+c) + (b+c)cd = ab + (b + c) (1 + cd)
Karena a hanya muncul sekali pada suku pertama yang hanya melibatkan perkalian dengan b, maka a kemungkinan bernilai negatif, yaitu a = -2. Agar didapat nilai maksimum, b harus sekecil mungkin, yaitu b = 2. Selanjutnya, pilih c sebesar mungkin, yaitu c = 4 dan sisanya d = 3
Nilai maksimum yang kita peroleh adalah
\boxed{(-2)(2) + (2 + 4)(1 + 4(3)) & = -4 + 6(13) = 74}
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 9
Jika f[n] menyatakan banyak faktor positif dari bilangan bulat n yang lebih dari \sqrt{n}, maka selisih nilai dari f[(3^4 \cdot 4^3)^2] dan f[(3^3 \cdot 4^2)^2] adalah …
A. 0         B. 24          C. 27           D. 54

Penyelesaian

Misalkan p =(3^4 \cdot 4^3)^2 = (3^4 \cdot 2^6)^2, sehingga \sqrt{p} = 3^4 \cdot 2^6.
Dalam bentuk faktorisasi prima, p dapat ditulis menjadi 3^8 \cdot 2^{12}, sehingga banyak faktor positif darinya adalah (8 + 1)(12+1) = 117 (angka 8 dan 12 didapat dari pangkatnya, masing-masing ditambah 1, lalu dikalikan).
Banyak faktor positif dari p yang lebih dari \sqrt{p} adalah \left\lceil \dfrac{117}{2} \right \rceil = 59.
Jadi, nilai dari \boxed{f[(3^4 \cdot 4^3)^2] = 59}.
Misalkan q =(3^3 \cdot 4^2)^2 = (3^3 \cdot 2^4)^2, sehingga \sqrt{q} = 3^3 \cdot 2^4.
Dalam bentuk faktorisasi prima, q dapat ditulis menjadi 3^6 \cdot 2^{8}, sehingga banyak faktor positif darinya adalah (6 + 1)(8+1) = 63.
Banyak faktor positif dari q yang lebih dari \sqrt{q} adalah \left \lceil \dfrac{63}{2} \right \rceil = 32.
Jadi, nilai dari \boxed{f[(3^3 \cdot 4^2)^2] = 32}.
Selisih nilai keduanya adalah \boxed{59-32=27}
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 10
Bilangan tadutima adalah bilangan bulat positif yang bukan kelipatan 2, 3, atau 5. Banyak bilangan bulat positif kurang dari 1.001 yang merupakan bilangan tadutima adalah …
A. 333                 C. 233
B. 266                 D. 167

Penyelesaian

Banyak bilangan seluruhnya ada 1000.
Bilangan kelipatan 2 meliputi 2, 4, 6, 8, \cdots, 1000 ada sebanyak 500.
Bilangan kelipatan 3 meliputi 3, 6, 9, 12, \cdots, 999 ada sebanyak 333.
Bilangan kelipatan 5 meliputi 5,10,15,20,\cdots, 1000 ada sebanyak 200.
Bilangan kelipatan 6 = 2 \times 3 meliputi 6, 12, 18, \cdots, 996 ada sebanyak 166.
Bilangan kelipatan 10 = 2 \times 5 meliputi 10, 20, 30, \cdots, 1000 ada sebanyak 100.
Bilangan kelipatan 15 = 3 \times 5 meliputi 15, 30, 45, \cdots, 990 ada sebanyak 66.
Bilangan kelipatan 30 = 2 \times 3 \times 5 meliputi 30, 60, 90, \cdots, 990 ada sebanyak 33.
Dengan menerapkan Prinsip Inklusi-Eksklusi, banyak bilangan tadutima adalah
\begin{aligned} & 1000 - (500 + 333 + 200) + (166 + 100 + 66) - 33 \\ & = 1000 - 1033 + 332 - 33 = 266 \end{aligned}
Jadi, ada \boxed{266} bilangan tadutima yang kurang dari 1001
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 11
Di antara bilangan berikut, bilangan yang bernilai ganjil untuk setiap bilangan bulat n adalah …
A. 2019-3n         C. 2019+2n
B. 2019+n          D. 2019+n^2

Penyelesaian

Konsep operasi bilangan ganjil dan genap dijabarkan dalam tabel berikut.
\begin{array} {|c|c|c|c|} \rowcolor{yellow} \hline a & b & a \pm b & a \times b \\ \hline \text{genap} & \text{genap} & \text{genap} & \text{genap} \\\text{genap} & \text{ganjil} & \text{ganjil} & \text{genap} \\ \text{ganjil} & \text{genap} & \text{ganiil} & \text{genap} \\ \text{ganjil} & \text{ganjil} & \text{genap} & \text{ganjil} \\ \hline \end{array}
Pilihan A: 2019 - 3n
Untuk n ganjil, diperoleh 3n ganjil, sehingga 2019 - 3n genap.
Untuk n genap, diperoleh 3n genap, sehingga 2019 - 3n ganjil.
Pilihan B: 2019 + n
Untuk n ganjil, diperoleh 2019 + n genap.
Untuk n genap, diperoleh 2019 + n ganjil.
Pilihan C: 2019 + 2n
Untuk n ganjil, diperoleh 2n genap, sehingga 2019 + 2n ganjil.
Untuk n genap, diperoleh 2n genap, sehingga 2019 + 2n ganjil.
Pilihan D: 2019 + n^2
Untuk n ganjil, diperoleh n^2 ganjil, sehingga 2019 + n^2 genap.
Untuk n genap, diperoleh n^2 genap, sehingga 2019 + n^2 ganjil.
Jadi, alternatif pilihan jawaban yang benar adalah pilihan C.

[collapse]

Soal Nomor 12
Diketahui A adalah himpunan yang memiliki tepat tiga anggota. Hasil penjumlahan setiap dua bilangan anggota A adalah 1.209, 1.690, dan 2.019. Selisih bilangan terbesar dan terkecil dari anggota A adalah …
A. 329           C. 769
B. 481           D. 810

Penyelesaian

Misalkan A = \{a, b, c\}. Dengan demikian, diperoleh suatu sistem persamaan
\begin{cases} a+b=1.209 \\ a + c = 1.690 \\ b + c = 2.019 \end{cases}
Jumlahkan ketiga persamaan di atas untuk memperoleh
\begin{aligned} (a + b) + (a + c) + (b + c) & = 1.209 + 1.690 + 2.019 \\ 2a + 2b + 2c & = 4.918 \\ a + b + c & = 2.459 \end{aligned}
Karena a+b=1.209, maka diperoleh c = 2.459 - 1.209 = 1.250
Karena a+c=1.690, maka diperoleh b = 2.459 - 1.690 = 769
Karena b+c=2.019, maka diperoleh a = 2.459 - 2.019 = 440
Selisih bilangan terbesar dan terkecil dari anggota A adalah
c - a = 1.250 - 440 = 810
(Jawaban D)

[collapse]

Soal Nomor 13
Perhatikan gambar di bawah!

Jika \angle ABE+ \angle ACE+ \angle ADE=96\degree, maka besar \angle AOE adalah …
A. 32\degree     B. 48\degree        C. 64\degree        D. 84\degree

Penyelesaian

Perhatikan bahwa sudut ABE, ACE, dan ADE semuanya merupakan sudut keliling lingkaran yang menghadap busur yang sama, yaitu busur AE. Ini berarti, dapat kita tuliskan
\angle ABE = \angle ACE = \angle ADE = x
sehingga
\begin{aligned} x + x + x & = 96\degree \\ 3x & = 96\degree \\ x & = 32\degree \end{aligned}
AOE merupakan sudut pusat yang juga menghadap busur AE, sehingga
\angle AOE = 2x = 2(32) = 64\degree
Jadi, besar sudut AOE adalah \boxed{64\degree} (Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 14
Perhatikan gambar berikut!

Gambar tersebut adalah gambar kap lampu yang tidak mempunyai alas dan tutup. Alas dan tutup kap lampu berbentuk lingkaran. Luas bahan yang diperlukan untuk membuat kap lampu tersebut adalah \cdots~\text{cm}^2~(\pi =3,14)
A. 1130,4             C. 565,2
B. 1120                D. 560,2

Penyelesaian

Perhatikan gambar kerucut utuh berikut.

Dengan menggunakan konsep kesebangunan segitiga siku-siku, diperoleh
\begin{aligned} \dfrac{h} {h+8} & = \dfrac{6}{12} = \dfrac{1}{2} \\ 2h & = h + 8 \\ h & = 8~\text{cm} \end{aligned}
Misalkan s = s_1 + s_2.
Dengan menggunakan Teorema Pythagoras, diperoleh
\begin{aligned} s & = \sqrt{12^2 + (8+8)^2} \\ & = \sqrt{144 + 256} \\ & = \sqrt{400} = 20~\text{cm} \end{aligned}
Dengan menerapkan konsep kesebangunan, diperoleh
\dfrac{12}{6} = \dfrac{s} {s_1} \Rightarrow 2 = \dfrac{20}{s_1} \Leftrightarrow s_1 = 10~\text{cm}
Luas bahan adalah selisih luas selimut kerucut besar dengan luas selimut kerucut kecil, yakni
\begin{aligned} L & = L_B - L_K \\ & = \pi Rs - \pi r s_1 = 3,14 \cdot 12 \cdot 20 - 3,14 \cdot 6 \cdot 10 \\ & = 3,14(6)(10)(2(2) - 1) \\ & = 3,14(6)(10)(3) = 565,2~\text{cm}^2 \end{aligned}
Jadi, luas bahan untuk membuat kap lampu tersebut adalah \boxed{565,2~\text{cm}^2}
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 15
Parabola y=ax^2+bx+c mempunyai puncak di (p,p) dan titik potong dengan sumbu-Y di (0,-p). Jika p \neq 0, maka nilai b adalah …
A. 1         B. 2          C. 4           D. 8

Penyelesaian

Diketahui: y = ax^2 + bx + c.
Karena absis titik puncak di x = p, maka kita peroleh
-\dfrac{b} {2a} = p \Leftrightarrow -b = 2ap \Leftrightarrow b + 2ap = 0
Titik potong parabola dengan sumbu-Y di (0, -p), sehingga substitusi x = 0 dan y=-p menghasilkan
-p = a(0)^2 + b(0) + c \Leftrightarrow c = -p
Substitusikan x = y = p pada persamaan y = ax^2 + bx - p, sehingga diperoleh
\begin{aligned} p & = ap^2 + bp - p \\ ap^2 + bp - 2p & = 0 \\ p(ap + b - 2) & = 0 \\ ap + b - 2 & = 0 \\ ap & = 2 - b \end{aligned}
Substitusikan ap = 2 - b ke b + 2ap = 0, sehingga didapat
\begin{aligned} b + 2(2-b) & = 0 \\ b + 4 - 2b & = 0 \\ -b & = -4 \\ b & = 4 \end{aligned}
Jadi, nilai b adalah \boxed{4} (Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 16
ABCD adalah jajar genjang. E adalah titik tengah AB. Ruas garis DE memotong AC di titik P. Perbandingan luas jajar genjang ABCD dengan luas segitiga AEP adalah …
A. 12 : 1               C. 6 : 1
B. 8 : 1                 D. 4 : 1

Penyelesaian

Perhatikan sketsa gambar berikut.

Perhatikan bahwa segitiga AEP sebangun dengan segitiga CDP. Misakkan QR merupakan tinggi jajar genjang ABCD, sekaligus garis tinggi kedua segitiga
Dengan demikian, berlaku
\dfrac{AE} {QP} = \dfrac{CD} {RP} \Leftrightarrow \dfrac{\frac12 CD} {QP} = \dfrac{CD} {RP} \Rightarrow QP = \dfrac12 RP
Oleh karena itu, QP = \dfrac13 QR
Perbandingan luas jajar genjang ABCD dan segitiga AEP adalah
\begin{aligned} L_{ABCD} : L_{AEP} & = AB \times QR : \dfrac{AE \times QP} {2} \\ & = 2 \times \cancel{AB} \times \cancel{QR} : \dfrac12 \cancel{AB} \times \dfrac13 \cancel{QR} \\ & = 2 : \dfrac16 = 12 : 1 \end{aligned}
(Jawaban A)

[collapse]

Soal Nomor 17
Dalam segitiga sama sisi ABC, titik D, E, dan F masing-masing pada sisi BC, CA, dan AB sehingga \angle AFE=\angle BFD;\angle BDF=\angle CDE, dan \angle CED= \angle AEF. Jika panjang sisi segitiga ABC adalah 8 cm, maka luas segitiga DEF adalah \cdots~\text{cm}^2.
A. 2\sqrt{3}             C. 6\sqrt{3}
B. 4\sqrt{3}              D. 8\sqrt{3}

Penyelesaian

Perhatikan sketsa gambar segitiga ABC berikut.

Tinjau segitiga ECD. Jumlah sudut dalam segitiga adalah 180\degree. Dengan demikian, kita tulis
\begin{aligned} 60 + (120 - x) + (120 - x) & = 180 \\ 300 - 2x & = 180 \\ -2x & = -120 \\ x & = 60 \end{aligned}
Ini berarti, semua bangun yang terbentuk merupakan segitiga sama sisi yang saling kongruen dengan sketsa seperti berikut.

Diketahui panjang sisi segitiga ABC adalah s = 8~\text{cm}. Luas segitiga ABC adalah 
L_{ABC} = \dfrac14 \cdot s^2\sqrt{3} = \dfrac14 \cdot (8)^2\sqrt{3} = 16\sqrt{3}~\text{cm}^2
Luas segitiga DEF adalah \dfrac14 dari luas segitiga ABC, sehingga
L_{DEF} = \dfrac14 \times 16\sqrt{3} = 4\sqrt{3}~\text{cm}^2
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 18
Perhatikan gambar berikut!

Jika panjang AB = 11 cm, BC = 15 cm, dan EF = 20 cm, maka luas bangun ABCDEF adalah \cdots~\text{cm}^2.
A. 302               C. 402
B. 336               D. 426

Penyelesaian

Diketahui: AB = 11, BC = 15, EF = 20
Misalkan O adalah titik perpotongan kedua diagonal pada bangun belah ketupat BCDE, sehingga didapat BO = EF - AB = 20 - 11 = 9
Perhatikan segitiga siku-siku BOC. Panjang OC dapat ditentukan dengan menggunakan rumus Pythagoras
\begin{aligned} OC & = \sqrt{BC^2 - BO^2} = \sqrt{15^2 - 9^2} \\ & = \sqrt{225 - 81} = \sqrt{144} = 12 \end{aligned}
Karena BO = 9, maka BD = 2(9) = 18. Juga karena OC = 12, maka EC = 2(12) = 24. Tinggi trapesium AF sama dengan panjang EO, yaitu AF = 12. Dengan demikian, luas bangun ABCDEF dinyatakan oleh
\begin{aligned} L & = L_{ABEF} + L_{BCDE} \\ & = \dfrac{(AB + EF) \times AF} {2} + \dfrac{BD \times EC} {2} \\ & = \dfrac{(11 + 20) \times \cancelto{6}{12}}{\cancel{2}} + \dfrac{\cancelto{9}{18} \times 24}{\cancel{2}} \\ & = 31 \times 6 + 9 \times 24 \\ & = 186 + 216 = 402 \end{aligned}
Jadi, luas bangun ABCDEF adalah \boxed{402~\text{cm}^2}
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 19
Terdapat empat kotak yang dinomori 1 sampai 4. Setiap kotak dapat diisi maksimum 5 koin dengan syarat kotak yang bernomor lebih besar tidak boleh berisi koin lebih banyak dari kotak yang bernomor lebih kecil. Jika tidak boleh ada kotak yang kosong, banyak cara pengisian koin yang mungkin ke dalam keempat kotak tersebut adalah …
A. 25              C. 252
B. 70              D. 625

Penyelesaian

Buatlah tabel berikut. Keterangan: K1 menyatakan Kotak 1, dst.
\begin{array} {|c|c|c|c|} \rowcolor{yellow} \hline \text{K1} & \text{K2} & \text{Banyak Cara K3 dan K4} & \text{Hasil} \\ \hline 5 & 5 & 1+2+3+4+5 & 15 \\ 5 & 4 & 1+2+3+4 & 10 \\ 5 & 3 & 1+2+3 & 6 \\ 5 & 2 & 1+2 & 3 \\ 5 & 1 & 1 & 1 \\ 4 & 4 & 1+2+3+4 & 10 \\ 4 & 3 & 1+2+3 & 6 \\ 4 & 2 & 1+2 & 3 \\ 4 & 1 & 1 & 1 \\ 3 & 3 & 1+2+3 & 6 \\ 3 & 2 & 1+2 & 3 \\ 3 & 1 & 1 & 1 \\ 2 & 2 & 1+2 & 3 \\ 2 & 1 & 1 & 1 \\ 1 & 1 & 1 & 1 \\ \hline \multicolumn{3}{|c|}{\text{Jumlah Keseluruhan}} & 70 \\ \hline \end{array}
Keterangan pada baris kedua tabel:
Cara pengisian koin pada kotak ke-3 dan 4 apabila kotak 1 dan kotak 2 masing-masing diisi 5 koin adalah
\begin{aligned} \{(1, 1), & (2, 1), (2, 2), (3, 1), (3, 2), (3, 3), \\ & (4, 1), \cdots, (4, 4), (5, 1), \cdots, (5, 5)\} \end{aligned}
sehingga banyak cara untuk kasus ini adalah 
1+2+3+4+5 = 15
Dengan demikian, banyak cara pengisian koin sesuai dengan syarat yang diminta adalah \boxed{70}
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 20
Untuk setiap buku baru yang datang, seorang pustakawan bertugas untuk menempel label nomor di bagian samping buku dan menyampul buku tersebut dengan plastik transparan. Proses menempel label dan menyampul ini disebut pengerjaan. Agar label nomor tidak cepat rusak, proses penyampulan suatu buku harus dilakukan setelah menempel label nomornya. Jika ada tiga buku baru berbeda yang harus dikerjakan, banyak kemungkinan urutan pengerjaan yang dapat dilakukan oleh pustakawan tersebut adalah 
A. 8           B. 48           C. 90           D. 720

Penyelesaian

Banyaknya cara melakukan penempelan label dan penyampulan 3 buku adalah 6! = 6 \cdot 5 \cdot 4 \cdot 3 \cdot 2 \cdot 1 = 720.
Banyak susunan ketika pelabelan buku pertama dilakukan sebelum penyampulannya adalah setengah dari 720. Begitu juga untuk buku kedua dan ketiga. Dengan demikian, banyak kemungkinan urutan pengerjaannya adalah 720 \times \dfrac12 \times \dfrac12 \times \dfrac12 = 90.
(Jawaban C)

[collapse]

Soal Nomor 21
Password akun media sosial Ahmad terdiri dari enam karakter berbeda penyusun kata “NKRIgo”. Ahmad memintamu untuk menebak password-nya dengan memberikan dua informasi tambahan, yaitu “g” tidak bersebelahan dengan “o”, dan “R” bersebelahan dengan “I”. Jika kamu menggunakan seluruh informasi tersebut dengan baik, peluangmu untuk dapat langsung menebak dengan benar adalah …
A. \frac{1}{36}                    C. \frac{1}{144}
B. \frac{1}{72}                    D. \frac{1}{720}

Penyelesaian

“NKRIgo” terdiri dari 6 huruf yang semuanya berbeda dan 6! cara untuk menyusun kata sandi yang mungkin bila tidak diberikan syarat apapun. 
Apabila R dan I harus bersebelahan, maka RI dianggap sebagai satu huruf, sehingga sekarang tersisa 5 huruf. Tetapi karena RI sendiri dapat disusun kembali sebanyak 2! = 2 cara (RI, IR), maka banyak cara seluruhnya ada 2 \times 5! = 240
Apabila R dan I harus bersebelahan serta g dan o juga harus bersebelahan, maka RI dan go masing-masing dianggap sebagai satu huruf, sehingga hanya ada 4 huruf. Tetapi karena RI dan go masing-masing dapat disusun sebanyak 2! = 2 cara, yaitu RI, IR, go, og, maka secara keseluruhan ada 2 \times 2 \times 4! = 96 cara. 
Dengan demikian, banyak cara menyusun kata sandi apabila R dan I harus bersebelahan tetapi g dan o tidak boleh bersebelahan adalah 240 - 96 = 144. Untuk itu, peluang kita menebak dengan benar sebesar \boxed{\dfrac{1}{144}}
(Jawaban C) ]

[collapse]

Soal Nomor 22
Misalkan terdapat n nilai ulangan yang rata-ratanya 75. Jika ada tambahan sebanyak m nilai yang masing-masingnya 100, maka rata-ratanya sekarang menjadi lebih dari 80. Nilai \dfrac{m}{n} yang mungkin adalah …
A. \dfrac{4}{11}        B. \dfrac{4}{17}         C. \dfrac{2}{9}      D. \dfrac{5}{24}

Penyelesaian

Jumlah nilai untuk kondisi mula-mula adalah 75n, sedangkan jumlah nilai untuk kondisi setelah ada tambahan adalah 75n + 100m. Karena rata-ratanya menjadi lebih dari 80, maka kita tulis dan peroleh
\begin{aligned} \dfrac{75n+100m} {m+n} & > 80 \\ 75n + 100m & > 80m + 80n \\ 100m - 80m & > 80n - 75n \\ 20m & > 5n \\ \dfrac{m} {n} & > \dfrac{5}{20} = \dfrac14 \end{aligned}
Nilai \dfrac{m} {n} harus lebih besar dari \dfrac14. Berdasarkan alternatif pilihan jawaban yang diberikan, \dfrac{4}{11} > \dfrac14, sehingga nilai \dfrac{m}{n} yang mungkin adalah \dfrac{4}{11} (Jawaban A)

[collapse]

Soal Nomor 23
Diketahui lima buah bilangan bulat positif yang sudah terurut, yaitu n+1,n+2,2m-4,2m-2, dan m+4. Rata-rata lima bilangan tersebut sama dengan jangkauannya dan sama pula dengan mediannya. Nilai m+n adalah 
A. 5           B. 7           C. 10          D. 12

Penyelesaian

Jangkauan adalah selisih nilai tertinggi dan nilai terendah pada sekumpulan data. Ini berarti,
J = (m + 4) - (n + 1) = m - n + 3
Rata-ratanya sama dengan jangkauanya, sehingga kita peroleh
\begin{aligned} \overline{x} & = \dfrac{(n+1)+(n+2)+(2m-4)+(2m-2)+(m+4)} {5} \\ m - n + 3 & = \dfrac{2n + 5m + 1}{5} \\ \cancel{5m} - 5n + 15 & = 2n + \cancel{5m} + 1 \\ 7n & = 14 \\ n & = 2 \end{aligned}
Dengan demikian, J = m - n + 3 = m - 2 + 3 = m + 1.
Karena diketahui bahwa mediannya sama dengan jangkauannya, maka kita peroleh: J = 2m - 4.
Dari sistem persamaan \begin{cases} J = m + 1 \\ J = 2m - 4 \end{cases}, kita peroleh
\begin{aligned} m+1 & = 2m-4 \\ m & = 5 \end{aligned}
Jadi, nilai dari \boxed{m+n = 5+2=7}
(Jawaban B)

[collapse]

Soal Nomor 24
Diagram batang berikut menyatakan nilai ulangan dari kelompok siswa laki-laki dan siswa perempuan.

Jika M_1 adalah median untuk nilai ulangan kelompok siswa laki-laki, M_2 adalah median untuk nilai ulangan kelompok siswa perempuan, dan M adalah median nilai ulangan keseluruhan siswa, maka M_1+M_2+M adalah 
A. 150              C. 220
B. 200              D. 240

Penyelesaian

Sajikan data pada diagram batang di atas ke dalam bentuk tabel seperti berikut.
\begin{array}{|c|c|c|c|c|c|} \hline \text{Nilai} & 60 & 70 & 80 & 90 & \text{Jumlah} \\ \hline F_1 & 5 & 12 & 1 & 6 & 24 \\ \hline F_2 & 10 & 3 & 8 & 6 & 27 \\ \hline F & 15 & 15 & 9 & 12 & 51 \\ \hline \end{array}
Median adalah nilai tengah data terurut.
Dari tabel tersebut, diperoleh M_1 = 70, M_2 = 80, dan M = 70.
Dengan demikian,
M_1 + M_2 + M = 70 + 80 + 70 = 240
(Jawaban D)

[collapse]

Soal Nomor 25
Diketahui jumlah 20 suku pertama suatu barisan aritmetika adalah 1.390. Jika suku pertama dari barisan tersebut adalah 3, maka selisih dari dua suku berurutan di barisan tersebut adalah …
A. 7           B. 17          C. 21            D. 24

Penyelesaian

Diketahui:
\begin{aligned} \text{S}_{20} & = 1.390 \\ a & = 3 \\ n & = 20 \end{aligned}
Ditanya: b = \cdots?
Dengan menggunakan rumus jumlah deret aritmetika diperoleh
\begin{aligned} \text{S}_n & = \dfrac{n} {2}(2a+(n-1)b) \\ 1.390 & = \dfrac{20}{2}(2(3) + (20-1)b) \\ 1.390 & = 10(6 + 19b) \\ 139 & = 6 + 19b \\ 133 & = 19b \\ b & = \dfrac{133}{19} = 7 \end{aligned}
Jadi, selisih dari dua suku berurutan di barisan tersebut adalah \boxed{7} (Jawaban A)

[collapse]

Ayo Beri Rating Postingan Ini
KategoriOSN, SOAL OLIMPIADETag, , , , , , , ,

Satu Balasan untuk “Soal dan Pembahasan – Olimpiade Sains Nasional Bidang Matematika SMP Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2019”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *