Kumpulan Istilah yang Sering Ditemukan dalam Dunia Perkuliahan

      Setelah masa sekolah berhasil dilewati, kita pasti dihadapi oleh suatu kenyataan bahwa kita diharuskan memilih jalan hidup yang akan dilewati. Ada yang memutuskan untuk langsung bekerja (mencari nafkah), ada juga yang berencana melanjutkan studinya di perguruan tinggi. Kadang hal ini menjadi suatu dilema bagi sebagian orang. Bagi yang ingin melanjutnya studinya di perguruan tinggi, kalian harus mampu beradaptasi di lingkungan yang berbeda, karena sejatinya dunia perkuliahan dan dunia persekolahan sangatlah berbeda.

       Dunia perkuliahan menuntut kalian menjadi manusia yang “seutuhnya” dan terampil di bidangnya. Tentu saja, waktu diperlukan untuk menyesuaikan diri. Di dunia perkuliahan, kalian akan dikenalkan dengan sejumlah istilah yang mungkin masih “asing”, tetapi kalian dijamin bakal tahu seiring berjalannya waktu. Nah, apa sajakah istilah yang dimaksud itu? Berikut uraiannya.

Today Quote

Kuliah itu bukan balapan lulus atau tinggi-tinggian IPK. Jalani saja dengan tanggung jawab dan versi terbaik menurutmu. 

1. Rektor
Pimpinan tertinggi di kampus sekaligus pejabat pembantu Menteri Pendidikan. Dalam menjalankan tugasnya, rektor dibantu oleh pembantu rektor (purek).
Purek I: Pembantu Rektor Bidang Administrasi
Purek II: Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum
Purek III: Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan
Purek IV: Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri

Rektor? Kepala Sekolah ya?

Nah, kalau di sekolah itu, kita tahunya pemimpinnya kepala sekolah, kan? Rektor itu ibarat kepala sekolah, cuma kerjanya itu di kampus (perguruan tinggi).

2. Dekan
Dosen di perguruan tinggi yang diangkat dengan tugas khusus mengajar dan mengepalai fakultas.

Hierarki Kampus

Tingkatan dalam perguruan tinggi dimulai dari yang paling atas umumnya adalah: universitas, fakultas, jurusan, dan program studi.

3. Dosen
Tenaga pengajar di perguruan tinggi dengan tugas utama mengajar, membimbing, dan melatih mahasiswa dalam melakukan penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dosen itu guru, ya?

Kalau di sekolah, guru yang ngajarin kita, ya nggak? Kalau di kampus, guru itu disebut dengan istilah dosen. Jadi, kalau manggil, jangan bilang “Pak Guru”, tapi “Pak Dosen”.

4. Fakultas
Unsur pelaksana akademik bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu cabang ilmu pengetahuan. Fakultas dipimpin oleh seorang dekan.

5. Jurusan
Unsur pelaksanaan fakultas di bidang studi tertentu yang berada di bawah dekan. Jurusan dipimpin oleh ketua jurusan yang dipilih dari dosen dan bertanggung jawab langsung kepada dekan.

6. Program Studi
Kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau tingkat profesional atas dasar suatu kurikulum.

7. Dosen Pembimbing/Penasehat Akademik (PA)
Dosen yang bertugas mendampingi dan memberikan konsultasi akademis kepada mahasiswa selama masa kuliah, termasuk menyusun rencana studi dan memberi pertimbangan dalam memilih mata kuliah dan jumlah kredit yang akan diambil sesuai dengan perkembangan studi mahasiswa.

8. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
Nilai keseluruhan mahasiswa dari beban studi yang diambil selama masa perkuliahan. IPK digunakan sebagai predikat kelulusan seorang mahasiswa. Maksimal IPK yang dapat dicapai seorang mahasiswa adalah 4,00 (sempurna).

Pandangan Orang Tentang IPK

Banyak yang mengukur kehebatan seorang mahasiswa dengan melihat IPK-nya, padahal nilai IPK belum pasti menjamin keberhasilan mahasiswa tersebut di dunia kerja. Ya, tapi begitulah jadinya kalau pandangan kita hanya sebatas pada angka.

9. Indeks Prestasi Semester (IPS)
Tingkat keberhasilan seorang mahasiswa dalam suatu program semester. IPS diukur dengan cara menjumlahkan bobot masing-masing mata kuliah yang diperoleh, lalu dibagi dengan jumlah kredit mata kuliah yang bersangkutan.

10. Beban Studi
Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang wajib diperoleh mahasiswa selama masa studi.

11. Cuti Akademik
Izin yang diberikan oleh pihak universitas kepada mahasiswa untuk tidak mengikuti kegiatan akademik karena alasan tertentu. Biasanya, cuti akademik dapat diambil dua kali selama masa studi, maksimal dua semester (setahun) berturut-turut.

12. Gelar Akademik
Sebutan profesi yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi. Gelar dicantumkan pada ijazah bersama nama fakultas, program studi, dan tanggal kelulusan.

13. Kalender Akademik
Jadwal yang disusun oleh rektor dalam kurun waktu satu tahun yang memuat waktu penerimaan mahasiswa, masa perkuliahan, ujian, maupun hari-hari libur atau kegiatan universitas, seperti dies natalis dan yudisium/wisuda.

14. Kartu Rencana Studi (KRS)
Kartu isian yang berisi rencana banyaknya SKS yang diprogram untuk semester mendatang. KRS diisi oleh mahasiswa bersama dosen PA setiap awal semester dengan memperhitungkan IP semester sebelumnya. Di beberapa kampus, KRS juga dikenal sebagai Lembar Isian Rencana Studi (LIRS).

15. Kartu Hasil Studi (KHS)
Kartu yang memuat hasil studi setiap mahasiswa per semester. Di beberapa kampus, KHS juga dikenal sebagai Lembar Isian Hasil Studi (LIHS).

16. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
Kartu yang diberikan kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan registrasi administrasi secara lengkap, berfungsi sebagai tanda bukti bahwa mahasiswa resmi terdaftar di perguruan tinggi.

17. Kegiatan Kurikuler
Kegiatan akademik yang meliputi kuliah, seminar, diskusi, bimbingan penelitian, praktikum, tugas, belajar mandiri, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Contohnya: kuliah kerja nyata, program pengalaman lapangan, dan bakti kampus.

18. Kegiatan Ekstrakurikuler
Kegiatan kemahasiswaan yang meliputi penalaran dan keilmuan, minat maupun kegemaran, upaya perbaikan kesejahteraan, dan bakti sosial bagi masyarakat.

19. Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Kegiatan kurikuler yang dijalankan di luar kampus (di lingkungan masyarakat) dan diikuti oleh sekelompok mahasiswa dengan tujuan untuk membantu masyarakat setempat dalam berbagai bentuk bakti sosial, misalnya membersihkan selokan, menanam bibit pohon, memasang plang jalan, mengecat sekolah, dan sebagainya.

20. Kurikulum Inti
Bagian dari kurikulum pendidikan tinggi yang berlaku secara nasional untuk setiap program studi. Kurikulum tersebut wajib dicapai mahasiswa dalam menyelesaikan program studi.

21. Kurikulum Lokal
Bagian dari kurikulum perguruan tinggi yang berhubungan dengan keadaan dan kebutuhan lingkungan sesuai dengan keberadaan perguruan tinggi tersebut.

22. Masa Studi
Jangka waktu penyelesaian beban studi dalam mengikuti proses pendidikan pada suatu program studi tertentu. Masa studi perkuliahan S1 biasanya 4 tahun, sedangkan perkuliahan S2 dan S3 umumnya 2 tahun.

23. Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK)
Kelompok bahan kajian dan pelajaran yang ditujukan terutama untuk memberikan landasan pembentukan keahlian, baik untuk kepentingan profesi maupun bahan pengembangan ilmu dan teknologi.

24. Mata Kuliah Pilihan (MKP)
Mata kuliah yang dapat diambil untuk melengkapi keahlian program studi seorang mahasiswa.

25. Mata Kuliah Umum (MKU)
Kelompok bahan kajian dan pelajaran dalam kurikulum program sarjana yang diharapkan bisa membentuk kepribadian dan sikap mahasiswa untuk memasuki kehidupan bermasyarakat sesuai dengan program studi yang diambilnya.

Mata Kuliah = Mata Pelajaran?

Bisa dikatakan begitu sih. Kalau di sekolah, kita kenalnya mapel (mata pelajaran). Kalau di kuliah, istilahnya yang dipakai adalah makul (mata kuliah).

26. Mata Kuliah Wajib
Mata kuliah yang harus diambil seorang mahasiswa sesuai program studi yang ditempuh.

27. Praktik Kerja Lapangan (PKL)
Kegiatan untuk mendapatkan pengalaman ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara teknis dilakukan untuk membandingkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan fakta yang terjadi di lapangan. Laporan hasil PKL bisa digunakan sebagai bahan penulisan skripsi. PKL juga kadang dikenal dengan istilah Program Pengalaman Lapangan (PPL).

28. Praktikum
Kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman maupun keterampilan mahasiswa dengan cara melakukan eksperimen tertentu.

29. Predikat Kelulusan
Pernyataan tentang hasil studi. Biasanya terdiri dari tiga tingkat yang dinyatakan dalam transkrip akademik, yakni:
-IPK 2,00 – 2,75 = Memuaskan
-IPK 2,76 – 3,50 = Sangat Memuaskan
-IPK 3,51 – 4,00 = Cum Laude (Dengan Pujian)
dengan catatan tambahan tertentu sesuai dengan aturan yang berlaku di perguruan tinggi masing-masing.

30. Program Diploma
Program akademik khusus yang sertifikatnya juga menunjukkan bahwa pemegang punya persyaratan mengajar bidang kependidikan maupun nonkependidikan. Bagi yang lulus program diploma, akan mendapat gelar vokasi (kejuruan).
Program Diploma 1 (D1 )
Gelar: Ahli Pratama (A.P.)
Lama Studi: 2-4 semester
Program Diploma 2 (D2)
Gelar: Ahli Muda (A.Ma.)
Lama Studi: 4-6 semester
Program Diploma 3 (D3)
Gelar: Ahli Madya (A.Md.)
Lama Studi: 8-14 semester
Program Diploma 4 (D4)
Gelar: Sarjana Sains Terapan (S.S.T.)
Lama Studi: 8-14 semester

31. Program Ekstensi
Program pendidikan berjenjang S1 yang penyelenggaraannya dilakukan di luar kegiatan program reguler, dengan menerapkan kurikulum yang sama.

32. Program Semester Pendek
Program perkuliahan yang dilaksanakan pada saat liburan semester genap. Bertujuan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperbaiki nilai mata kuliah yang sudah ditempuh, meningkatkan IPK, memperpendek masa studi, dan menghindari terjadinya putus studi.

33. Registrasi Administrasi
Kegiatan administratif untuk memperoleh status terdaftar pada program studi yang dipilih untuk satu semester yang akan berjalan.

34. Registrasi Akademik
Pendaftaran mahasiswa untuk memperoleh hak ikut kegiatan akademik pada fakultas/jurusan/program studi yang dipilih pada semester yang akan berjalan. Kegiatan akademik tersebut meliputi pengisian dan pengesahan Kartu Rencana Studi (KRS), pengisian Kartu Perubahan Rencana Studi dan pembatalan mata kuliah.

35. Sanksi Akademik
Hukuman yang dijatuhkan oleh rektor berdasarkan usulan dekan karena pelanggaran akademik kepada seorang mahasiswa.

36. Semester
Satuan waktu kegiatan selama sekitar 13-20 minggu kuliah termasuk 2-3 minggu kegiatan penilaian yang meliputi perkuliahan, ujian, praktikum, dan kegiatan laboratorium.

37. Satuan Kredit Semester (SKS)
Ukuran yang digunakan untuk menentukan besarnya beban studi mahasiswa, keberhasilan usaha kumulatif suatu program tertentu, serta menentukan besarnya penyelenggaraan pendidikan (khususnya bagi dosen). Satu SKS meliputi kegiatan pendidikan selama 45-50 menit per minggu.

38. Sistem Kredit
Cara penyelenggaraan pendidikan yang mengukur beban mahasiswa, beban kerja dosen, maupun penyelenggara program dalam satuan kredit.

39. Civitas Academica
Berasal dari bahasa Latin yang dapat diartikan sebagai masyarakat (warga) perguruan tinggi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. 

40. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
Biaya pendidikan yang dibayarkan oleh mahasiswa untuk keperluan penyelenggaraan dan pembinaan pendidikan. Biasanya juga dikenal dengan istilah Uang Kuliah Tunggal (UKT).

41. Revisi
Peninjauan atau pemeriksaan kembali untuk keperluan perbaikan. Mahasiswa semester akhir mungkin sudah bosan (atau bahkan trauma?) mendengar kata ini dari dosen pembimbing skripsi.

Contoh Catatan Revisi dari Dosen Pembimbing

42. Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Skripsi adalah karya ilmiah yang menjadi tugas akhir mahasiswa sebagai syarat memperoleh gelar sarjana (S1), tesis untuk memperoleh gelar magister (S2), sedangkan disertasi untuk memperoleh gelar doktor (S3).

43. Ujian Pendadaran (Sidang)
Ujian untuk menilai pengetahuan mahasiswa dalam bidang kejuruan sehubungan dengan penerapan ilmu yang telah diperoleh. Syarat ujian tersebut ialah telah lulus semua ujian teori, telah menyelesaikan praktik kerja lapangan (PKL) dan telah dinyatakan lulus.

Mahasiswa Mempresentasikan Desain Penelitian
Selebrasi Setelah Ujian Skripsi

44. Wisuda
Peresmian atau pelantikan sarjana yang dilakukan dalam bentuk prosesi upacara. Wisuda merupakan momen pemberian gelar dari universitas kepada seorang mahasiswa atas pencapaiannya yang secara disimbolkan dengan pemasangan toga.

Selebrasi Wisuda 

Tambahan

45. Transkrip Nilai
Salinan nilai-nilai yang dicapai oleh seorang mahasiswa pada setiap mata kuliah yang telah diikutinya. Di lembar transkrip, biasanya memuat informasi berupa identitas mahasiswa, mata kuliah, bobot SKS, dan nilai yang dicapai.

46. Desain Penelitian
Desain penelitian merupakan kerangka kerja yang menjadi suatu perencanaan bagi calon peneliti. Desain penelitian umumnya memuat latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan, manfaat, definisi operasional, kajian teori, dan metode penelitian yang digunakan. Kadang-kadang, desain penelitian disebut juga dengan proposal penelitian.

CategoriesInformasiTags, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *